Normalisasi Ciliwung Ditarget Rampung Bertahap, Dua RT di Cawang Bakal Hilang

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mempercepat pembebasan lahan untuk mendukung normalisasi Kali Ciliwung di kawasan Cawang, Jakarta Timur.
Tahun ini, proyek tersebut ditargetkan mencakup penanganan sepanjang sekitar dua kilometer yang melintasi Cawang, Rawajati, dan Pengadegan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di Jakarta.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta, Ika Agustin, mengatakan proses pembebasan lahan di kawasan Cawang akan berdampak pada dua rukun tetangga (RT). Bahkan salah satunya akan hilang karena seluruh wilayahnya masuk dalam area proyek normalisasi.
Baca Juga: Normalisasi Ciliwung Capai 52 Persen, Pemerintah Targetkan Rampung hingga 2029
"Terdapat dua RT yang akan terkena pembebasan lahan yaitu RT 15 dan RT 02. Dengan pembebasan lahan ini, satu RT hilang Pak. Jadi satu RT, RT 15 akan habis," kata Ika saat mendampingi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau progres pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).
Pemerintah menargetkan penyelesaian normalisasi sepanjang sekitar dua kilometer pada tahun ini. Ruas tersebut membentang dari kawasan MT Haryono hingga Jembatan Kalibata, sehingga diharapkan mampu mempercepat penanganan titik-titik rawan banjir di sepanjang aliran Ciliwung.
"Tahun 2026 untuk Cawang, Rawajati, dan Pangadegan targetnya kurang lebih 2 kilometer. Harapannya saat ulang tahun Jakarta tahun depan kita bisa tembus dari MT Haryono sampai Jembatan Kalibata," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut perkembangan pembebasan lahan menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menurutnya, kawasan yang sebelumnya kerap menjadi sorotan karena sulit ditata kini mulai menunjukkan hasil nyata.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung sebagai Ikhtiar Pengendalian Banjir di Jakarta
"Ini adalah kedua kalinya saya di tempat ini dan progresnya alhamdulillah cukup baik. Tidak terbayangkan tempat yang dulu sering kali viral, dan orang pasti menyangka bahwa ternyata bisa dibebaskan dan normalisasi dilakukan," kata Pramono.
Dia optimistis percepatan pembebasan lahan akan menjadi kunci penyelesaian normalisasi Kali Ciliwung di sejumlah wilayah strategis. Dia menargetkan pekerjaan pada koridor Rawajati, Pengadegan, Cawang, hingga Cililitan dapat diselesaikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 Jakarta pada 2027.
"Kalau itu bisa dilakukan, maka di tahun 2027 ketika Jakarta ulang tahun ke-500, normalisasi salah satu sumbu utama, yaitu Ciliwung yang ada di Rawajati, Pengadegan, Cawang, dan Cililitan mudah-mudahan akan terselesaikan," ujar Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






