Pramono Ingatkan Perencanaan Pembangunan 2027 Selaras dengan Visi Pemerintah Pusat

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jakarta Tahun 2027 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Dia kembali menekankan komitmen Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan geopolitik dan perubahan iklim.
Dia juga menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus selaras dengan visi pemerintah pusat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen hingga 2029.
Baca Juga: Jakarta Antisipasi Dampak El Nino, Fokus Pangan dan Kesehatan
"Pemerintah Jakarta harus mempersiapkan itu untuk bisa mencapai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Walaupun dalam kondisi sekarang ini tentunya tidak gampang, pasti akan berat sekali," ujar Pramono.
Terkait kondisi konflik geopolitik global yang masih berlanjut, dia menyoroti tantangan yang harus dihadapi yakni rantai pasok pangan dan harga BBM, serta fenomena El Nino yang diprediksi melanda Indonesia pada April hingga September.
"Artinya bahwa dua tekanan ini cepat atau lambat pasti akan mempengaruhi Pemerintah Provinsi Jakarta," katanya.
Melalui Musrenbang ini, Pramono berharap pertumbuhan ekonomi bisa tetap terjaga dengan baik. Dia menyampaikan tujuh prioritas pembangunan Jakarta yakni, SDM unggul, penguatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penguatan tata kelola pemerintahan, infrastruktur Jakarta yang lebih terarah, penciptaan ekosistem kota yang berkelanjutan, serta mobilitas dan konektivitas masyarakat berbasis transit.
"Bagaimanapun problem utama di Jakarta ini adalah transportasi," ucapnya.
Baca Juga: Pelantikan Pejabat Tinggi Momentum Perkuat Budaya Kerja Kolektif Pemprov dan DPRD Jakarta
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jakarta, Atikah Nur Rahmania, menyampaikan Musrenbang tahun ini menampung total lebih dari 61.174 usulan aspirasi masyarakat yang diperoleh dari hasil Musrenbang, usulan langsung, dan hasil reses DPRD.
Dia berharap, forum ini bisa menjadi wadah untuk seluruh aspirasi masyarakat dalam menyiapkan perencanaan pembangunan yang lebih baik.
"Melalui forum ini diharapkan seluruh masukan, aspirasi, dan kesepakatan yang dihasilkan dapat memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah yang dapat menjawab tantangan pembangunan ke depan secara lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah






