Gibran Dorong Persatuan dan Wisata Rohani di NTT, Soroti Potensi Ekonomi Daerah

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, secara resmi melepas Pawai Paskah Raya 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026).
Mengusung tema “Cahaya Damai dari Gerbang Selatan Nusantara”, kegiatan ini menekankan pentingnya persatuan, toleransi, serta penguatan ekonomi berbasis potensi daerah.
Dalam sambutannya, Gibran menyatakan dukungan terhadap pengembangan Festival Paskah sebagai agenda wisata rohani, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat persatuan nasional dan mendorong pemerataan ekonomi.
Menurutnya, NTT memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata rohani, didukung berbagai ikon seperti Semana Santa di Larantuka dan Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Bukit Nilo.
“Ini menjadi daya tarik kuat yang dapat mendorong pergerakan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gibran.
Ia menekankan perlunya dukungan terpadu, mulai dari promosi, penguatan infrastruktur, pelibatan UMKM, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Gibran juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Ia mengajak masyarakat memperkuat persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan maupun informasi yang menyesatkan.
Baca Juga: Sejalan Putusan MK, Komisi III DPR Tegaskan BPK Satu-satunya Penentu Kerugian Negara
“Kita harus menjaga toleransi dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gibran turut mengapresiasi peran GMIT dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan di NTT.
Ia juga mendorong pemerintah daerah mempercepat implementasi program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), koperasi desa, hingga penguatan pendidikan.
Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut Festival Paskah tidak hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda.
Ia berharap kegiatan ini mampu mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta mengembangkan potensi pemuda dalam pelayanan dan kehidupan sosial.
Dengan berbagai potensi tersebut, Festival Paskah diharapkan menjadi momentum penguatan harmoni sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan










