Akurat

Di Tengah Desa Terisolasi, Bang Kent Hadir Buka Dapur Umum untuk Warga Tapteng

Oktaviani | 11 Desember 2025, 12:13 WIB
Di Tengah Desa Terisolasi, Bang Kent Hadir Buka Dapur Umum untuk Warga Tapteng

AKURAT.CO Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, meninjau langsung kondisi pascabencana longsor dan banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, pria yang biasa disapa Bang Kent tersebut mendapati fasilitas dapur umum di wilayah terdampak masih sangat minim.

“Kami dari Baguna PDI Perjuangan DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. Dari pemantauan di lapangan, situasinya sangat memprihatinkan. Banyak warga kehilangan rumah, akses jalan terputus, dan kebutuhan dasar belum terpenuhi,” ujar Kenneth saat berada di Desa Simarpinggan, Tapteng, Kamis (11/12/2025).

Melihat kondisi itu, pria yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta tersebut memutuskan mendirikan posko dapur umum di wilayah yang dinilai paling membutuhkan, yakni di SD Simarpinggan, Kecamatan Kolang.

Lokasi ini dipilih karena masih terisolasi pascabencana dan dapat melayani dua desa sekaligus.

“Desa ini sulit dijangkau. Karena itu kami menetapkan posko di sini agar dapur umum dapat membantu lebih banyak warga,” jelasnya.

Selama peninjauan, Kenneth—yang akrab disapa Bang Kent—sempat berdialog dengan para korban. Salah satu keluhan utama adalah kurangnya fasilitas dapur umum.

Menindaklanjuti hal itu, ia mengerahkan tim Baguna DKI Jakarta untuk membuka dapur umum yang menyediakan makanan siap saji selama 24 jam, mulai dari sarapan hingga makan malam. Snack, susu, teh, dan kopi juga disediakan bagi warga.

Baca Juga: PIK2 Raih Genting Award Gold, Kolaborasi Stunting Dinilai Beri Dampak Nyata di Tangerang

Selain kebutuhan konsumsi, Baguna turut menyalurkan bantuan untuk bayi dan anak sekolah, termasuk perlengkapan kerja seperti sekop dan cangkul untuk membersihkan rumah dari lumpur. Fasilitas cek kesehatan gratis dan obat-obatan juga disiapkan.

“Jika ada warga yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut, kami siap berkoordinasi dengan pihak Bupati,” kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Sebagai putra daerah Sumatera Utara, Kent mengaku terpanggil untuk turun langsung melihat kondisi kampung halamannya.

Ia menilai Tapanuli Tengah menjadi salah satu wilayah terparah terdampak bencana di Sumut.

“Kami sangat terbantu oleh dukungan masyarakat setempat. Mereka menyambut kami dengan baik dan turut membantu di dapur umum ini,” ujarnya.

Kent juga menegaskan, seluruh kerja kemanusiaan yang dilakukan sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang meminta kader partai untuk terus hadir di tengah rakyat dan tidak melupakan tanggung jawab kerakyatan saat memegang jabatan publik.

“Pesan Ibu Megawati jelas: kader harus membantu rakyat dengan sepenuh hati. Baguna DKI Jakarta akan terus melayani korban bencana dengan tulus dan ikhlas,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi longsor yang tidak dapat diprediksi.

Ke depan, Baguna DKI Jakarta berkomitmen mendukung posko-posko dan dapur umum lain yang didirikan masyarakat maupun relawan, terutama di wilayah yang masih terisolasi.

“Bantuan yang kami siapkan meliputi bahan makanan mentah, obat-obatan, dan kebutuhan mendesak lainnya. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan berbagai pihak agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga: Baru 44 Perusahaan di Indonesia Punya Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan

Setelah bertugas sekitar 10 hari di Tapteng, Kent berencana menyalurkan bantuan lanjutan ke wilayah Sumatera Barat yang juga terdampak bencana.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumut memperpanjang masa tanggap darurat hingga 24 Desember 2025 sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/863/KPTS/2025. Perpanjangan dilakukan karena banyak daerah masih terisolasi dan belum pulih.

Berdasarkan data BPBD Sumut per Rabu (10/12/2025) pagi, sebanyak 340 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 128 orang masih dinyatakan hilang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.