Kemensos Sesuaikan Penyaluran Bansos di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Banjir–Longsor

AKURAT.CO Kementerian Sosial (Kemensos) menyesuaikan pola penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) triwulan IV tahun 2025 di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan distribusi bantuan dengan kondisi tanggap darurat yang masih berlangsung akibat banjir dan longsor.
Sejumlah wilayah di tiga provinsi tersebut hingga kini masih terisolasi.
Akses jalan terputus, sementara sebagian keluarga penerima manfaat (KPM) belum dapat dijangkau melalui mekanisme distribusi normal.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, penyesuaian teknis penting dilakukan agar bantuan tetap sampai kepada warga terdampak, meski kondisi lapangan masih penuh hambatan.
“Daerah bencana membutuhkan pendekatan distribusi yang lebih fleksibel. Tentu menyesuaikan situasi dan kondisi di daerah bencana, penyaluran dilakukan dengan cara-cara yang memungkinkan,” ujarnya kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/11/2025).
Gus Ipul menjelaskan, PT Pos Indonesia sebagai mitra penyalur terus melakukan konsolidasi di lapangan.
Baca Juga: Reformasi Bea Cukai Harus Total dan Tanpa Kompromi
Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan petugas Kemensos, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang telah berada di lokasi sejak awal tanggap darurat.
“PT Pos terus konsolidasi, menyalurkan di daerah terdampak dengan bekerja sama pemerintah setempat dan petugas Kemensos di lapangan seperti Tagana,” katanya.
Kemensos memastikan seluruh bantuan akan tetap diterima KPM, meskipun ritme penyaluran disesuaikan dengan tingkat keparahan bencana di masing-masing wilayah.
Kelancaran pengiriman, kata Gus Ipul, sangat bergantung pada kondisi akses serta keselamatan petugas.
“Kami pastikan bantuan tetap tersalurkan. Namun sekali lagi, semuanya sangat bergantung pada situasi dan kondisi,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









