Ketika Buku dan Cinta Tumbuh Bersama di Desa Muara

AKURAT.CO Di sebuah sudut Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, riuh tawa anak-anak memecah siang yang terik.
Dari bangunan sederhana di tepi jalan tanah itu, suara mereka terdengar seperti nyanyian kecil yang menyembuhkan, ringan, jujur, dan penuh makna.
Bangunan itu dinamai Pojok Literasi. Sebuah ruang yang dibangun melalui program CSR PIK2 bersama Yayasan Buddha Tzu Chi.
Di sinilah, harapan masa depan anak-anak pesisir mulai disemai lewat halaman-halaman buku dan tangan-tangan yang tulus.
Tak ada bangku mewah atau papan tulis besar. Yang ada hanyalah tikar anyaman, rak buku sederhana, dan semangat belajar yang tak pernah padam.
Tim Community Development PIK2 bersama para relawan karyawan Agung Sedayu Group datang setiap minggu, bukan sekadar membawa materi, tapi membawa kasih.
Mereka bermain, menari, dan mendengarkan cerita anak-anak.
Baca Juga: Reza Artamevia Siapkan Album Selawat dan Akui Sedang Dekat dengan Pengusaha Duda: Doain Saja
Di antara mereka ada Laila, siswi kelas 3 SD yang duduk bersila di dekat rak buku. Matanya berbinar ketika diminta membaca keras-keras.
“Kalau di sini ramai, banyak teman. Aku jadi berani ngomong di depan orang,” katanya sambil menatap halaman buku bergambar kelinci.
Kata-kata itu sederhana, tapi menyentuh. Laila bukan sedang berbicara tentang pelajaran sekolah, melainkan tentang ruang yang membuatnya merasa hidup.
Pojok Literasi di Muara menjadi bukti bahwa pendidikan tidak selalu lahir dari gedung besar.
Kadang, cukup dari sekelompok orang yang percaya bahwa cinta dan kesabaran bisa menyalakan masa depan.
Bagi mereka yang hadir di sana, bukan sekadar agenda kegiatan CSR. Ia adalah momentum ketika literasi menjelma jadi cahaya.
Dari Muara, cahaya kecil itu perlahan menjalar, memberi arti pada setiap buku yang dibuka, setiap tawa yang terdengar, dan setiap mimpi yang mulai berani disebut dengan suara lantang.
Baca Juga: OJK: Pembiayaan Kendaraan Listrik Tetap Tumbuh hingga Akhir 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










