Gubernur Herman Deru: 60 Persen Koperasi Merah Putih di Sumsel Sudah Berjalan

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menyampaikan, progres pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayahnya telah mencapai 60 persen.
Program ini merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat perekonomian desa.
“Pembentukan koperasi ini sudah berjalan di Sumsel. Saat ini sudah 60 persen terbentuk,” ujar Herman Deru usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dan Sosialisasi Inpres No. 9 Tahun 2025 secara virtual bersama Mendagri Tito Karnavian di Command Center Pemprov Sumsel, Senin (19/5/2025).
Herman Deru menjelaskan, sesuai Keppres No. 9 Tahun 2025, dirinya bertindak sebagai Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat provinsi.
Dalam waktu dekat, seluruh kepala desa, camat, bupati, dan wali kota akan dikumpulkan guna mendorong percepatan ini.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menegaskan, pembentukan koperasi tersebut adalah bagian dari visi Presiden yang wajib dijalankan seluruh kepala daerah.
Baca Juga: Apa Itu Fantasi Sedarah di Grup Facebook? Viral Kasus Inses Bikin Resah Warganet!
“Jika tidak dilaksanakan, akan ada sanksi. Pemerintah pusat bisa memberikan teguran,” katanya.
Tito juga mendorong Pemda untuk memanfaatkan Belanja Tidak Terduga (BTT) di APBD guna mendukung proses pendirian koperasi, termasuk biaya legalitas seperti notaris.
Senada dengan itu, Menko Perekonomian Zulkifli Hasan menilai koperasi ini mampu menyerap lebih dari dua juta tenaga kerja dan memutus rantai distribusi panjang yang selama ini dikuasai tengkulak dan rentenir.
“Presiden ingin mengakhiri ketergantungan petani dan pelaku usaha desa terhadap tengkulak. Koperasi Merah Putih adalah solusinya,” tegas Zulkifli.
Selain isu koperasi, Rakor juga membahas pengendalian inflasi daerah untuk April 2025.
Turut mendampingi Gubernur Sumsel dalam kegiatan tersebut, Sekda Drs. Edward Candra, Asisten II Basyaruddin Akhmad, dan sejumlah pejabat Pemprov lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









