Akurat

Pernah Jadi Bupati Termuda, Herman Deru Tempat Berguru Bupati PALI Asgianto

Mukodah | 18 Maret 2025, 07:31 WIB
Pernah Jadi Bupati Termuda, Herman Deru Tempat Berguru Bupati PALI Asgianto

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, pernah tercatat sebagai Bupati termuda Se-Sumsel saat memimpin Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada 2005.

Berkat pengalamannya ini, Herman Deru pun menjadi tempat berguru bagi para Bupati di Sumsel, salah satunya Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST., yang baru berusia 37 tahun.

Menurut Asgianto, banyak masukan dan ilmu yang ingin didapatkan dari sosok Herman Deru.

Apalagi, Herman Deru juga berpengalaman memimpin daerah pemekaran baru OKU Timur kala itu.

Asgianto mengatakan, membangun kabupaten yang masih berusia 13 tahun butuh tantangan tersendiri karena daerah memiliki anggaran yang sangat terbatas.

Baca Juga: Presiden Resmikan Renovasi 17 Stadion di Indonesia, Gubernur Herman Deru: Terima Kasih Pak Presiden, Stadion Bumi Sriwijaya Remaja Kembali

Bukan hanya anggaran, dari sisi sumber daya manusia (SDM) pun, Asgianto mengaku PALI masih sangat kekurangan.

Tak heran jika saat ini hampir separuh dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mesti mengemban dua jabatan sekaligus.

Hal itu disampaikan Asgianto saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru, dalam rangka sinergi program pembangunan antara Pemprov Sumsel dan Pemkab PALI di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Palembang, Senin (17/3/2025).

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru banyak memberikan wejangan.

Sebagai gubernur yang juga pernah menjadi bupati termuda di kabupaten pemekaran, Herman Deru memberikan banyak masukan dan tips untuk Asgianto agar sukses membangun PALI.

Hal paling utama yang dilakukannya saat menjadi Bupati OKU Timur, salah satunya adalah membangun perkantoran dan dinas-dinas.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Tinjau Jalur Alternatif Tol Palembang-Betung Jelang Lebaran

Hal itu penting karena kantor bupati merupakan etalase paling depan bagi suatu daerah.

"Bagaimana investor, tamu dari luar mau percaya kalau kantor bupatinya tidak memadai. Makanya, saya waktu itu bangun itu dulu. Selain juga membangun puskesmas dan sekolah serta jalan dan jembatan," ujarnya.

Untuk kantor dinas, Herman Deru juga membangun di lahan-lahan yang ada dengan bujet terbatas namun siap di-upgrade. Upaya ini ia lakukan untuk menghindari penyewaan gedung yang terlalu lama.

"Dulu, dinas itu saya bangun seperti SD Inpres, petak-petak begitu. Nanti lambat laun dinas-dinas itu bisa berkembang sendiri. Tapi itu tadi dari awal lahan dan bangunan memang disiapkan agar bisa saat di-upgrade," jelasnya.

Menurut Herman Deru, penyediaan infrastruktur dasar mutlak harus dilakukan. Selain kantor, juga rumah sakit, pasar dan lainnya harus terus diupayakan.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Ingatkan Wali Kota Palembang Tingkatkan Pelayanan Publik

"Pertajam pelayanan dasar, itu harus ada. Setiap tahun kita tahu harus fokus apa sebab masyarakat menunggu. Angan-angan masyarakat saat kabupaten dimekarkan jangan kita kecewakan," tambahnya.

Turut mendampingi Gubernur Herman Deru saat menerima Bupati PALI dan rombongan antara lain Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, dan para Kepala OPD Sumsel terkait.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK