SPAM Jatiluhur Tahap I Beroperasi, Penuhi Kebutuhan Air Warga Jakarta Utara dan Timur

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum resmi mengoperasikan secara komersial, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur tahap I. Hal ini merupakan, tonggak penting dalam upaya nasional untuk meningkatkan infrastruktur penyediaan air di Jakarta.
"Kami sangat bangga dengan langkah besar yang telah dicapai melalui operasional SPAM Jatiluhur Tahap I. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan air bersih yang terjangkau dan andal bagi seluruh warga Jakarta," kata Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin dalam keterangannya, ditulis Jumat (20/12/2024).
Dengan tambahan suplai air dari SPAM Jatiluhur, PAM JAYA semakin optimis mampu mencapai target cakupan 100 persen layanan air pada tahun 2030.
Baca Juga: Reservoir Komunal PAM JAYA Solusi Tingkatkan Distribusi Air Bersih di Jakarta
Dia menyebutkan, PAM Jaya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk melakukan percepatan peningkatan cakupan layanan air minum di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini dilakukan sesuai dengan amanat yang tercantum dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penugasan kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya).
"Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan layanan air dan mencapai cakupan 100 persen layanan air perpipaan di Jakarta pada tahun 2030," ujarnya.
Diharapkan, beroperasinya SPAM Jatiluhur Tahap I bisa meningkatkan suplai air bersih di Jakarta. SPAM Jatiluhur juga menyediakan suplai air bersih sebanyak 4.000 liter per detik untuk DKI Jakarta, yang akan mendukung sekitar 300.000 sambungan rumah baru pada tahun 2028.
"SPAM Jatiluhur ini menjadi infrastruktur vital ini akan memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin meningkat di Jakarta," ucapnya.
Namun, SPAM Jatiluhur tahap I akan menyalurkan air bersih sebanyak 520 liter per detik dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi ke DKI Jakarta.
"Suplai tambahan ini akan melayani sekitar 27.000 sambungan rumah (SR) baru di wilayah timur dan utara Jakarta dan akan memberikan akses air bersih yang sangat dibutuhkan bagi komunitas komunitas yang sedang berkembang," jelasnya.
Baca Juga: PAM Jaya Gandeng Lemhannas, Dukung Visi Presiden Prabowo Dorong Swasembada Air
Selain SPAM Jatiluhur tahap I ini, Kementerian Pekerjaan Umum juga mengoperasikan infrastruktur strategis penyimpanan dan Distribusi Air Distribution Center (DC) Cilincing 2, yang berlokasi di Jakarta Utara. Kedua fasilitas yang merupakan bagian dari proyek SPAM Jatiluhur Tahap I itu, dibangun untuk memastikan distribusi suplai air bersih yang efisien.
"DC Cilincing 2 itu memiliki kapasitas sebesar 20 juta liter dan akan mendistribusikan 345 liter air per detik. Fasilitas ini akan melayani wilayah Kelurahan Cilincing, Marunda, Rorotan, dan Kali Baru dan membawa air bersih yang sangat dibutuhkan ke daerah-daerah yang kurang terlayani," katanya.
Sedangkan untuk Jakarta Timur, ada juga Distribution Center Pondok Kopi dengan kapasitas penyimpanan 5 juta liter akan menyalurkan 175 liter air per detik. Fasilitas ini akan meningkatkan layanan air ke wilayah-wilayah seperti Kelurahan Pondok Kopi, Pondok Kelapa, Pondok Bambu, Duren Sawit, Klender, Malaka Jaya, Malaka Sari, Cakung Barat, Cakung Timur, Pulo Gebang, dan Ujung Menteng.
"Jaringan distribusi ini akan secara signifikan meningkatkan akses air bersih bagi puluhan ribu penduduk di wilayah-wilayah tersebut," ucapnya.
Terkahir Arief menyampaikan, pada masa awal operasional SPAM Jatiluhur Tahap I, pelanggan di beberapa wilayah mungkin akan mengalami air keruh karena proses pengurasan sistem perpipaan yang masih berlangsung.
Untuk itu, pihaknya mengimbau para pelanggan agar membuka kran air selama beberapa saat hingga air yang keluar jernih dan siap digunakan. "PAM JAYA berkomitmen untuk segera menstabilkan kualitas air seiring dengan penyesuaian operasional jaringan distribusi yang baru," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







