Pimpin Komisi D, PDIP Dorong Lagi Normalisasi Sungai hingga Pendataan Fasos Fasum

AKURAT.CO Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah, mendorong kembali normalisasi sungai sebagai salah satu program wajib yang harus dikawal.
Selain normalisasi, Komisi D juga akan fokus mengawal program pendataan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) pasca pemindahan ibu kota.
"Normalisasi sungai untuk mencegah banjir yang selama ini terhenti mau kita jalankan kembali, mau kita dorong," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu, Selasa (24/9/2024).
Terkait dengan fasos-fasum, Ima menekankan, pada saat pemindahan ibu kota banyak aset pemerintah pusat seperti bangunan akan ditinggalkan. Oleh karena itu, agar bangunan yang ditinggalkan tidak tebengkalai harus dilakukan pendataan supaya bermanfaat bagi warga Jakarta.
Baca Juga: Puan Maharani Beri Sinyal PDIP Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran
"Nanti Jakarta sudaj tidak lagi menyandang status ibu kota, bagaimana bangunan-bangunan yany ditinggalkan pemerintah pusat itu harus kita perhatikan," jelasnya.
"Berikutnya fasos-fasum yang selama ini teebengkalai harus didata kembali karena banyak lahan-lahan pemerintah provinsi yang tidak terdata. Daripada hadus beli-beli berulang, lebih baik kita data dengan benar," imbuhnya.
Sebelumnya, parlemen Kebon Sirih telah menyepakati lima calon pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029 dalam rapat paripurna yang digelar pada, Senin (23/9/2024).
Mereka adalah Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS, Ima Mahdiah Wakil Ketua DPRD DKI dari PDIP, Rani Mauliani Wakil Ketua DPRD DKI dari Partai Gerindra.
Kemudian, Wibi Andrino sebagai Wakil Ketua DPRD DKI dari Partai NasDem, dan Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI dari Partai Golkar. Dalam rapat paripurna selanjutnya mereka akan dilantik menjadi pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







