Kemacetan Terus Berulang, Puncak Bogor Harus Sediakan Angkutan Umum

AKURAT.CO Kemacetan lalu lintas bukan lah pemandangan baru di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Setiap adanya libur panjang, kawasan tersebut selalu dilanda macet.
Hal ini membuat publik bertanya-tanya bagaimana cara mengatasi kemacetan. Terlebih saat ini masih dalam suasana libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pengamat Transportasi, Djoko Setijo pun buka suara terkait kemacetan berulang ini. Dia bahkan menyoroti keadaan tempat wisata di Indonesia, terkhusus di Puncak, yang tak memiliki layanan akses angkutan umum.
Baca Juga: Seorang Wanita Tewas Kelelahan Usai Macet di Puncak, Ini Kronologinya
"Hanya di Indonesia, kawasan wisata yang tidak ada layanan akses angkutan umum," kata Djoko saat dihubungi Akurat.co, Senin (16/9/2024).
Dia menegaskan, Indonesia setidaknya harus ada layanan akses angkutan umum ke tempat wisata seperti Puncak, hal ini demi meminimalisir terjadinya kemacetan yang parah.
"Tahun 2021 sudah ditawarkan ada layanan Trans Pakuan di jalur ini, namun ditolak Bupati Kabupaten Bogor saat itu," ungkap Djoko.
Selain itu, sempat terdapat solusi lain demi menghindari kemacetan, yakni membangun kereta gantung. Namun, sampai saat ini kebijakan tersebut juga tak terealisasi.
"Pernah ada solusi membangun kereta gantung, sudah lakukan kajian oleh BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek). Namun hingga sekarang lenyap wacana ini," ungkap dia.
Selain itu, masyarakat juga dimintanya untuk memanfaatkan transportasi umum tersebut, jika memang nantinya terealisasi.
Sebagai informasi, saat ini masyarakat berlomba-lomba berlibur ke Kawasan Puncak, Bogor, untuk memanfaatkan momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pemerintah sendiri melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Tahun 2024 telah menetapkan 16 September 2024 sebagai hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi Muhammad SAW sendiri adalah peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







