Hunian Vertikal Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi Udara di Jakarta

AKURAT.CO Wacana Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (Rido) untuk membangun hunian vertikal dinilai memiliki banyak manfaat.
Juru Bicara pasangan Rido, Mulya Amri, menilai selain untuk menambah ketersediaan jumlah tempat tinggal bagi warga Jakarta, adanya hunian vertikal juga ternyata mampu mengurangi tingkat polusi dan kemacetan.
Sebab, dengan tersedianya hunian vertikal, warga Jakarta bisa memiliki rumah yang tidak jauh dengan tempat kerja. Sehingga, penggunaan transportasi akan berkurang.
Baca Juga: Gagasan RIDO Bangun Rusun di Atas Pasar hingga Stasiun di Jakarta Masih Masuk Akal
"Tentunya kalau kita bisa bawa kembali teman-teman untuk tinggal di pusat kota, dampaknya nanti kemacetan akan berkurang, polusi akan berkurang, seperti itu," kata Mulya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Dia menilai, program hunian vertikal juga menjadi tanda bahwa pasangan Rido memiliki ide dan kreativitas yang tak terbatas. Menurutnya, ide-ide yang inovatif memang sangat diperlukan untuk membangun Jakarta menjadi kota global.
"Nah di sini tim Rido sangat kreatif. Sebetulnya Jakarta kalau kita mau cari-cari itu lahannya ada kok, enggak kurang asal kita mau berkreasi," ucapnya.
Di sisi lain, Mulya mengatakan, program hunian vertikal adalah ide yang masuk akal. Sebab, hal ini juga sudah dicontohkan oleh beberapa negara yang membangun hunian vertikal baik di atas pasar maupun stasiun.
"Sebenernya, konsep ini sudah ada di negara yang maju. Di Hongkong, di Jepang, sudah ada karena keterbatasan lahan. Ini konsep yang memang sudah terbukti bisa dilakukan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








