Akurat

Ledakan di Rumah Sakit Semen Padang Bukan Bom

Mukodah | 30 Januari 2024, 19:21 WIB
Ledakan di Rumah Sakit Semen Padang Bukan Bom


AKURAT.CO Kepolisian Resor Kota Padang memastikan ledakan yang terjadi di Rumah Sakit Semen Padang bukan dari bahan peledak atau bom.

"Tolong diperjelas ke masyarakat agar tidak panik bahwa ini bukan ledakan bom," kata Kapolresta Padang, Kombes Ferry Harahap, di Padang, Sumatra Barat, Selasa (30/1/2024).

Dia mengatakan saat ini pihak rumah sakit sedang fokus pada evakuasi pasien rawat inap ke sejumlah rumah sakit di Kota Padang, termasuk juga pasien rawat jalan dan pasien yang sedang berada di unit gawat darurat (UGD) diperbolehkan pulang.

"Pascaledakan, rumah sakit ini tidak beroperasi sehingga pasien-pasien ini dievakuasi ke rumah sakit lain," kata Ferry.

Mengenai sumber atau penyebab ledakan, Ferry menegaskan saat ini polisi, khususnya Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), masih terus mendalami dan menyelidiki.

Baca Juga: Ada Ledakan, Pasien Rumah Sakit Semen Padang Dipindahkan

Dari hasil pengamatan sementara, fasilitas di lantai tujuh Rumah Sakit Semen Padang tersebut terdampak cukup parah akibat ledakan. Namun, belum diketahui pasti apa saja alat-alat yang rusak.

Direktur Utama Rumah Sakit Semen Padang, dr. Selfi Farisha, mengatakan, belum mengetahui pasti penyebab ledakan yang terjadi di rumah sakit tersebut pada Selasa sore sekitar pukul 15.30 WIB.

"Kita belum bisa memastikan sumber dan penyebab ledakan ini," katanya, diberitakan Antara.

Saat ini manajemen rumah sakit sedang mengevakuasi seluruh pasien rawat inap yang terdata sebanyak 102 orang.

Seluruh pasien dipindahkan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Ledakan di Dekat Kedutaan Israel di Delhi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK