Jokowi Diejek Setelah Pesan Sabun Cuci Piring Rp2 Miliar

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo diejek lawan politik setelah memesan 100 ribu botol sabun cuci piring dengan harga sekitar Rp2 miliar dari Kelompok Usaha Bersama Padawangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kelompok usaha ini merupakan penerima Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial.
Ejekan antara lain datang dari petinggi Partai Bulan Bintang MS Kaban melalui akun Twitter @hmskaban mengatakan uang Rp2 miliar itu besar sekali. Dia menyebut sabun itu kemungkinan untuk mandi besar para pembesar. Dia juga menyebut sabun itu sebagai pencuci dosa-dosa besar.
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pun menyambar tweet MS Kaban dengan mengatakan: "Bang, ngeri kali." Ferdinand Hutahaean kemudian menyebut orde sekarang merupakan orde sabun.
Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso meminta mereka untuk tidak usil dengan hak azasi manusia. Lantas di akhir tweet, dia menanyakan dimana salahnya orang memborong sabun cuci.
"Mohon jangan suka usil dan mengganggu hak azasi manusia. Orang piknik ke sawah diusilin, orang cukur rambut diusilin. Orang ngeborong sabun diusilin, mungkin saja itu untuk bekal setelah pensiun. Salahnya di mana?" kata @PriyoBudiS.
Pesanan Jokowi itu diungkapkan oleh ibu rumah tangga Eli Liawati (37), warga Kecamatan Banjarwangi. Dia mengatakan segera memproduksi sabun cuci piring pesanan Presiden sebanyak 100 ribu botol dengan nilai Rp2 miliar.
"Untuk modal usahanya sudah diberikan sebesar Rp100 juta," kata Eli di rumahnya, Kampung Cibitung, Desa Padahurip, baru-baru ini.
Ia menuturkan produk usaha sabun yang diproduksi oleh Kelompok Usaha Bersama Padawangi atau ibu-ibu penerima manfaat PKH Kementerian Sosial itu sudah berjalan sejak dua bulan lalu.
Pesanan sabun dari Presiden, kata dia, menjadi kebanggaan, meskipun saat ini masih merasakan bingung karena merasa mimpi produknya yang dikelola bersama ibu-ibu penerima PKH mendapatkan perhatian dari Presiden.
"Pak Jokowi pesan 100 ribu (botol), antara senang dan bingung untuk memenuhi pesanannya," kata Eli. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



