Retret Pendidikan Karakter Disambut Hangat, Orang Tua Apresiasi Langkah Gubernur Herman Deru

AKURAT.CO Program Pendidikan Karakter “Laskar Pandu Satria” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa.
Banyak yang menyampaikan apresiasi langsung atas inisiatif Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam menyelenggarakan retret siswa SMA/SMK se-Sumsel di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus, Palembang, Rabu (2/7/2025).
Salah satu wali murid, Basri, orang tua dari Arya Pramana—siswa SMK Negeri 2 Palembang—menyampaikan rasa terima kasih karena anaknya terlihat mengalami perubahan perilaku sejak mengikuti retret.
“Biasanya di masa libur seperti ini anak saya bangun siang, malamnya nongkrong sampai larut. Tapi setelah ikut retret, dia justru bangun pagi dengan semangat,” ungkapnya.
Ia mengaku bangga anaknya mendapat kesempatan mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, fasilitas yang disediakan sangat baik dan menunjang kenyamanan serta pembentukan karakter anak.
“Tempatnya bagus, makannya teratur, suasananya mendidik. Ini seperti karantina positif yang sangat bermanfaat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Basri menegaskan bahwa keikutsertaan anaknya dalam kegiatan ini merupakan keputusan bersama tanpa paksaan.
“Pihak sekolah hanya menawarkan. Kami sebagai orang tua langsung setuju, apalagi anak juga antusias karena waktunya bertepatan dengan libur sekolah,” jelasnya.
Baca Juga: Mendagri Soroti Rendahnya Realisasi Anggaran DOB Papua, Sebagian Belanja di Bawah 20 Persen
Gubernur Sumsel, Herman Deru, dalam sambutannya, menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Pemprov Sumsel dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengisi liburan, melainkan sarana untuk menempa karakter, menanamkan kedisiplinan, serta membangun semangat juang generasi muda Sumsel,” ujar Herman Deru.
Ia menyebut bahwa peserta yang terlibat adalah siswa yang diseleksi melalui koordinasi dengan guru BK dan orang tua. Mereka adalah siswa yang memiliki tantangan karakter dan diharapkan bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
“Program ini bukan hukuman, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki diri. Kita bantu mereka menemukan potensi dan memperkuat moralitasnya,” tambah Gubernur.
Sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, Herman Deru juga memastikan dukungan penuh melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif dengan pihak TNI, Polri, dan instansi lainnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Sumsel Zulkarnain menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Juli 2025.
Selama periode tersebut, peserta akan dibekali materi seperti disiplin, motivasi, wawasan kebangsaan, dan kerja sama tim.
Sebanyak 100 peserta dari enam kabupaten/kota telah terpilih, termasuk 68 siswa dari Kota Palembang, 13 dari Banyuasin, serta sisanya dari OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Prabumulih.
Baca Juga: PCO Dorong Relawan Prabowo Aktif Suarakan Capaian Pemerintah
Zulkarnain menambahkan bahwa keberhasilan program ini diukur dari perubahan perilaku yang signifikan, bukan hanya dari angka statistik kenakalan remaja.
“Ini soal kualitas manusia muda yang berkarakter,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








