PSI Sentil Pramono, Car Free Night Tak Akan Jalan Kalau Tanpa Payung Hukum

AKURAT.CO Wacana kebijakan Car Free Night (CFN) yang digulirkan Pemprov Jakarta mendapat sorotan tajam dari DPRD Provinsi Jakarta. Tanpa ada landasan hukum yang jelas, CFN bisa jadi sekadar seremonial belaka.
"Sejauh ini belum ada pembahasan yang formal antara Pemprov dan DPRD soal CFN. Kami masih menunggu kapan Mas Pram akan mengajak kami ngobrol serius soal itu," ujar Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana saat dihubungi, Sabtu (28/6/2025).
Meski begitu, William menegaskan PSI mendukung penuh setiap upaya Pemprov untuk menghidupkan ruang publik dan menggerakkan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor UMKM.
Baca Juga: Sampah Bakal Jadi PR Besar Car Free Night di Jakarta, Jangan Sampai Beban Pasukan Oranye Bertambah
Bahkan menurutnya, jika kebijakan itu bisa mendorong masyarakat beralih ke gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, maka CFN patut diapresiasi.
"Tapi bagaimana pun Pemprov juga harus duduk bersama DPRD. Jangan sampai kebijakan ini berjalan tanpa dasar hukum yang kuat. DPRD siap merancang produk hukumnya, tapi ajak bicara dulu," tegasnya.
Dia mengingatkan pentingnya payung hukum, agar kebijakan CFN tidak sekadar jadi ajang hiburan sementara. Seperti Car Free Day yang telah memiliki dasar hukum jelas, lewat Pergub Nomor 12 Tahun 2016.
"CFN yang sedang diwacanakan harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai seperti event musiman yang tidak punya keberlanjutan," pungkasnya.
Kini bola panas ada di tangan Pemprov DKI. Akankah Mas Pram bergerak cepat, atau CFN tinggal jadi sekadar jargon semata? Warga Jakarta menunggu aksi nyata, bukan sekadar wacana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








