Pramono Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Curah Hujan di Jakarta

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, berhasil mengurangi curah hujan di ibu kota.
Hal ini terlihat pada cuaca yang cerah pada Selasa (11/3/2025), meski sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan hujan deras.
"Ini semua berkat kerja keras BPBD DKI Jakarta yang bekerja sama dengan BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam melaksanakan OMC beberapa hari lalu," ungkap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, ditulis Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca sampai 10 Maret 2025
Menurutnya, OMC merupakan langkah jangka pendek untuk mengatasi curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir.
Meski demikian, politikus senior PDIP itu menekankan bahwa solusi jangka menengah dan panjang harus segera dipersiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, termasuk banjir rob yang diperkirakan akan terjadi pada 28-29 Maret 2025.
"Meski cuaca cerah, BPBD DKI telah melaporkan bahwa ada potensi banjir rob pada akhir bulan ini. Kami harus segera menyiapkan langkah antisipasi, seperti memastikan pompa-pompa air di Jakarta Utara siap diaktifkan," tegas Pramono.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa operasi modifikasi cuaca dimulai pada pukul 06.30 WIB. Modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mengurangi potensi banjir akibat cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG pada hari ini.
"Mulai pukul 06.30 WIB, OMC telah dilaksanakan untuk menanggulangi potensi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan banjir," ujar Yohan saat dikonfirmasi, Selasa (11/3/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








