Wiranto Bandingkan Kondisi Pos Perbatasan Dulu dan Setelah Jokowi Jadi Presiden

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan hasil pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo di wilayah perbatasan sudah dapat dirasakan hasilnya.
"Jalan-jalan tembus wilayah perbatasan itu sudah banyak sekali, belum lagi adanya pembangunan pos lintas batas yang dulunya kumuh, katakanlah tidak membanggakan, menyedihkan, sekarang sudah menjadi satu pos lintas batas yang membanggakan karena lebih bagus dari seberang," kata Wiranto ketika menghadiri acara pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan tahun 2018 di Merauke, Papua.
Wiranto menyontohkan pembangunan jalan untuk alat transportasi, baik ke bandar udara maupun pelabuhan laut.
Wiranto menceritakan kondisi daerah itu pada zaman dulu. Dulu, pos lintas batas Indonesia lebih kumuh dari sejumlah negara tetangga.
Saking buruknya, kata Wiranto, orang Indonesia ketika ditanya mungkin saja malas menjawab bahwa dia berasal dari Indonesia.
Melihat itu, Presiden Jokowi memerintahkan jajaran agar memperbaiki pos dan dalam waktu dua minggu agar lebih bagus dari negara tetangga.
"Sekarang di tujuh daerah perbatasan, sudah sangat membanggakan bahkan menjadi daya tarik bagi negara tetangga untuk datang melihat masuk negara kita. Ini sesuatu bagian dari membangun kebanggaan nasional, mereka merasa bangga karena ketika ditanya kamu dari negara mana maka dengan bangga mereka mengatakan aku orang Indonesia, karena secara fisik membanggakan," ujarnya.
Kini, kata Wiranto, daerah perbatasan sudah diperhatikan pemerintah dan masyarakatnya dirangkul.
"Ini saya kira sesuatu yang sangat penting bagi masyarakat pembangunan wilayah perbatasan. Bukan aksi-aksian, bukan sekadar demonstrasi, tapi memberikan kontribusi yang akibatnya, dampaknya dan hasilnya itu pasti untuk membuat negeri ini lebih bangga lagi," katanya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





