Gali Sumur, Warga Aceh Utara Temukan Tulang Manusia Diduga Sisa Konflik

AKURAT.CO, Sejumlah sisa tulang belulang diduga rangka manusia, ditemukan warga di kawasan Dusun Lhok Yeu, Gampong Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu (28/2), sekira pukul 09.30 WIB.
Tulang-belulang itu ditemukan pertama kali oleh Mukhtaruddin (35), warga Dusun Cot Mata Ie, Gampong Paya Rabo Timu, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu, mengatakan, penemuan itu berawal saat saksi sedang menggali sumur tua yang berada di kebun miliknya, pada Selasa (27/2) kemarin, sekira pukul 16.30 WIB.
"Menurut saksi, sumur itu adalah sumur tua yang sudah tertimbun lama. Saat menggali, saksi menemukan celana, merasa curiga kemudian ia terus menggali sehingga menemukan benda lainnya," kata Budi, saat dikonfirmasi, Rabu (28/2).
Dia mengungkapkan, barang yang ditemukan Mukhtaruddin selanjutnya diketahui berupa dompet, baju, celana pendek, celana dalam serta sisa Tulang belulang manusia.
Dikarena apa yang ditemukan saat menjelang Magrib, Mukhtaruddin kemudian membungkus kembali temuannya itu dan kembali pulang ke rumah serta melaporkan hal ini ke aparat gampong.
"Tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB, saksi dan warga kembali ke lokasi untuk menggali lagi sumur itu. Setengah jam kemudian seorang perempuan yakni Helmiati (40), Petani, warga Gampong Jurang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, datang dan mengaku pernah kehilangan suaminya saat konflik dulu sekitar tahun 2002," jelas Budi.
Meskipun demikian, setelah melihat pakaian yang ditemukan, wanita itu masih belum dapat memastikan bahwa pakaian tersebut adalah pakaian terakhir yang digunakan suaminya sebelum menghilang dan tidak kembali. Akan tetapi, Helmiati mengaku menandai dompet yang ditemukan.
"Helmiati mengaku dompet itu milik suaminya bernama Zulkifli (45), Petani, warga Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara yang hilang pada tahun 2002 lalu," jelasnya lagi.
Menurut informasi yang diperoleh, lokasi penemuan sisa tulang-belulang itu pun dulunya bekas pos militer milik aparat BKO saat konflik. Adapun barang bukti yang ditemukan berupa 7 buah tulang lurus dan 2 buah tulang engsel, selembar baju kaos berkerah motif kotak, selembar celana panjang warna krim, selembar celana pendek bahan kaos, selembar celana dalam dan sebuah dompet warna hitam.
"Saat ini barang bukti yang ditemukan sudah kita amankan di Mapolres Lhokseumawe, selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan pihak kedokteran, akan kita beritahukan jika ada perkembangan," ujar Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe tersebut. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


