Dony Tri Kartu Merah, Persija Tumbang di Markas Dewa United

AKURAT.CO, Persija Jakarta gagal membawa pulang poin dari markas Dewa United setelah menelan kekalahan 1-2 pada pekan kedelapan Super League 2026/2027. Bermain di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (31/10/2026) malam WIB, Macan Kemayoran sempat unggul lebih dahulu sebelum akhirnya kehilangan kendali pertandingan.
Hasil ini terasa menyakitkan bagi Persija karena mereka sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Namun, kartu merah yang diterima Dony Tri Pamungkas pada babak kedua menjadi salah satu momen penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Persija langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Bahkan, pertandingan baru berjalan empat menit ketika Rayhan Hannan berhasil membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut bermula dari sepak pojok yang dilepaskan dari sisi kiri. Sundulan Alexander Jeremejeff membentur tiang gawang sebelum bola jatuh ke kaki Rayhan Hannan yang tanpa kesulitan menyelesaikannya menjadi gol.
Dewa United tidak tinggal diam setelah tertinggal cepat. Tuan rumah berusaha meningkatkan tekanan dan hampir menyamakan kedudukan pada menit keenam melalui Denilson, tetapi sepakannya masih melebar tipis dari gawang Nadeo Argawinata.
Persija sempat kembali menggetarkan gawang Dewa United melalui Ivan Mamut pada menit ke-14. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena penyerang asal Kroasia itu lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Tekanan Dewa United akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Pada menit ke-42, Denilson berhasil menyambut tendangan bebas Rafael Struick dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Persija sebenarnya memiliki kesempatan kembali memimpin sebelum babak pertama berakhir. Kwon Chang-hoon memperoleh peluang melalui tendangan kaki kiri pada menit ke-45, tetapi Sonny Stevens mampu menggagalkan upaya tersebut.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain terbuka dan saling mencari gol tambahan. Persija memperoleh peluang melalui sundulan Jeremejeff pada menit ke-57, tetapi bola masih bisa diamankan kiper Dewa United, Myeong Seok-go.
Situasi pertandingan kemudian berubah pada menit ke-65. Dony Tri Pamungkas harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Rafael Struick ketika pemain Dewa United itu mencoba melancarkan serangan balik.
Kehilangan satu pemain membuat Persija harus bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan permainan. Sebaliknya, Dewa United semakin leluasa meningkatkan tekanan dengan keunggulan jumlah pemain.
Nadeo Argawinata sempat menjadi penyelamat Persija ketika menggagalkan peluang Denilson pada menit ke-68. Namun, tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan gol kemenangan lima menit menjelang waktu normal berakhir.
Berawal dari tembakan Ivar Jenner dari luar kotak penalti, bola mengarah kepada Taisei Marukawa. Pemain asal Jepang itu berhasil memanfaatkannya untuk membawa Dewa United berbalik unggul 2-1 pada menit ke-85.
Persija hampir menyelamatkan satu poin ketika Rizky Ridho melepaskan sundulan pada menit ke-87. Namun, bola justru membentur tiang gawang sehingga keunggulan Dewa United tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan ini membuat Persija gagal memperlebar jarak dengan para pesaingnya di papan atas. Macan Kemayoran masih berada di puncak klasemen dengan 18 poin dari delapan pertandingan, hasil enam kemenangan dan dua kekalahan.
Di sisi lain, Dewa United semakin dekat dengan Persija setelah mengamankan tambahan tiga poin. Banten Warriors kini mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Macan Kemayoran.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas Super League 2026/2027 semakin ketat. Persija memang masih memimpin klasemen, tetapi Dewa United kini hanya membutuhkan satu kemenangan untuk berpeluang mengambil alih posisi teratas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






