Shin Tae-yong Puas, Permainan Persija Makin Terbentuk Usai TC di Thailand

AKURAT.CO, Persija Jakarta menutup pemusatan latihan atau training camp (TC) di Thailand dengan modal positif. Macan Kemayoran mengakhiri rangkaian persiapan dengan kemenangan 2-1 atas Chiangrai United dalam laga uji coba di Alpine Training Football Camp, Bangkok, Sabtu (22/8/2026).
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya. Menurut dia, permainan Persija menunjukkan perkembangan setelah hampir dua pekan menjalani program latihan intensif di Thailand.
Dua gol Persija dicetak Arlyansyah Abdulmanan dan Rizky Ridho. Sementara itu, Chiangrai United hanya mampu membalas satu gol hingga pertandingan berakhir.
Lebih dari sekadar kemenangan, Shin melihat perkembangan dalam permainan tim menjadi modal penting menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Chemistry antarpemain mulai terbentuk, termasuk koordinasi antarlini yang semakin baik. Lini belakang mampu merespons tekanan lawan, sementara aliran bola dari lini belakang menuju sektor penyerangan juga berjalan sesuai skema yang diinginkan.
"Performa tim sangat bagus. Timing operan pemain, tempo permainan, hampir seluruhnya memuaskan," kata Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai anak asuhnya mulai mampu menerapkan sejumlah materi yang diberikan selama TC. Penguasaan tempo dan ketepatan dalam mengambil keputusan ketika mengalirkan bola menjadi beberapa aspek yang menunjukkan perkembangan.
Meski demikian, Shin tidak ingin Persija berpuas diri. Masih ada sejumlah aspek yang harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Setelah meninggalkan Thailand, fokus tim pelatih akan diarahkan untuk menjaga kondisi fisik pemain sembari mempertajam permainan yang telah dibangun selama masa persiapan.
Menurut Shin, kemampuan pemain menjaga intensitas permainan selama 90 menit menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus diselesaikan.
"Saat ini kondisi pemain sepertinya yang paling penting. Lalu sepak bola yang ingin kami mainkan, timing operan, kemudian stamina dasar pemain untuk berlari 90 menit," ujarnya.
Selain aspek fisik, Shin juga akan terus memperhatikan struktur permainan Persija. Jarak antarlini, komposisi pemain, hingga susunan sebelas pemain utama harus semakin matang sebelum kompetisi dimulai.
"Lalu line-up, jarak antar lini, hal-hal seperti itu secara keseluruhan harus kami bentuk dan bawa sampai ke pertandingan Super League," tutur Shin.
TC di Thailand pun menjadi salah satu fase penting bagi Persija untuk membangun fondasi permainan. Dengan kompetisi yang semakin dekat, Shin kini dituntut memastikan perkembangan yang terlihat dalam laga uji coba dapat diterjemahkan ke pertandingan resmi.
Kemenangan atas Chiangrai United menjadi penutup positif perjalanan Persija di Thailand. Namun, bagi Shin, pekerjaan belum selesai karena Macan Kemayoran masih harus memastikan fisik, struktur, dan identitas permainan berada pada level terbaik saat Super League 2026/2027 dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






