Pemukim Israel Serang Komunitas Badui dan Ambulans di Ramallah, 2 Warga Palestina Terluka

AKURAT.CO Dua warga Palestina terluka pada Minggu malam ketika para pemukim Israel menyerang komunitas Badui di dekat Ramallah, di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Pada saat yang sama, serangan terpisah juga menyasar rumah dan properti milik warga Palestina di berbagai lokasi lain di wilayah tersebut, menurut media resmi Palestina.
Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa para pemukim Israel, dengan didampingi oleh pasukan Israel, menyerang komunitas Badui Arab al-Kaabneh di dekat desa Taybeh, sebelah timur Ramallah.
Para penyerang memukuli dua warga Palestina hingga mengalami luka-luka dan memar. Mereka juga menyerang sebuah ambulans milik pemerintah kota Silwad yang sedang menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan kepada para korban, ungkap kantor berita tersebut.
Secara terpisah, Palestine TV melaporkan bahwa pasukan Israel, bersama dengan seorang pemukim Israel, menggerebek beberapa rumah di desa Deir Jarir, sebelah timur Ramallah.
Di wilayah Tepi Barat bagian utara, para pemukim Israel menyerang rumah seorang warga Palestina bernama Muti Salim al-Aqtash di kota Beita, sebelah selatan Nablus, serta memutus aliran listrik di rumah tersebut, lapor WAFA.
Pasukan Israel juga menahan pemilik rumah itu, tambah kantor berita tersebut.
Insiden ini menyusul serangan serupa beberapa jam sebelumnya, di mana para pemukim Israel memutus aliran listrik di rumah warga Palestina lainnya di Beita.
Di wilayah Tepi Barat bagian selatan, para pemukim Israel menyerang rumah-rumah warga Palestina di kawasan Safa, Beit Ummar, sebelah utara Hebron, menurut Palestine TV. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun kerusakan.
Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina telah mendokumentasikan lebih dari 14.742 serangan yang dilakukan oleh para pemukim Israel di seluruh Tepi Barat selama tiga tahun terakhir.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo





