Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Kekerasan Meluas ke Tepi Barat

AKURAT.CO Serangan militer Israel di Jalur Gaza menewaskan empat warga Palestina, termasuk dua remaja berusia 17 tahun. Menurut keterangan tenaga medis Palestina, korban jatuh dalam dua serangan terpisah pada Jumat (13/3).
Paramedis mengatakan tiga orang, termasuk dua remaja, tewas akibat serangan udara Israel di Gaza. Militer Israel menyatakan kepada Reuters bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya serangan udara tersebut.
Dalam insiden terpisah, seorang warga Palestina juga dilaporkan tewas dan beberapa lainnya terluka akibat tembakan tank Israel di dekat pos pemeriksaan polisi di wilayah barat Khan Younis, Gaza selatan. Hingga kini belum ada komentar dari militer Israel terkait serangan tersebut.
Kekerasan juga terjadi di Tepi Barat. Pejabat Palestina menyatakan dua orang tewas di kota Nablus pada Kamis (12/3) setelah ditembak pasukan Israel.
Militer Israel menyatakan kedua orang tersebut ditembak setelah diduga mencoba melakukan serangan dengan menabrakkan kendaraan ke arah tentara. Namun, militer Israel belum memberikan bukti terkait dugaan upaya serangan tersebut.
Di Lebanon, Kementerian Kesehatan setempat melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai 773 orang.
Korban Konflik Meningkat
Setelah hampir dua pekan perang di kawasan, sekitar 2.000 orang dilaporkan tewas, dengan sebagian besar korban berada di Iran. Konflik tersebut juga menyebabkan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Hantam Tenda Pengungsi warga Gaza, 3 Warga Palestina Tewas
Pada awal perang dengan Iran, intensitas serangan Israel di Gaza sempat menurun. Namun serangan kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, sedikitnya 23 orang dilaporkan tewas di Gaza akibat serangan Israel.
Meski gencatan senjata di Gaza sempat diberlakukan pada Oktober lalu, kekerasan sporadis masih terus terjadi di wilayah tersebut.
Kekerasan di Tepi Barat Meningkat
Kekerasan juga terus berlanjut di Tepi Barat. Sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai, sedikitnya delapan warga Palestina dilaporkan tewas akibat aksi pemukim Israel maupun operasi militer Israel.
Laporan Reuters menyebutkan bahwa kekerasan oleh pemukim Israel meningkat dalam periode tersebut, seiring dengan diberlakukannya penguncian wilayah di sebagian besar Tepi Barat oleh otoritas Israel.
Sementara itu, rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tertunda sejak pecahnya perang dengan Iran.
Sumber: Reuters
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








