Yordania Mengaku Dipaksa Dukung Gianni Infantino, Staf FIFA Gelar Rapat Darurat Hari Ini

AKURAT.CO, Presiden Asosiasi Sepakbola Yordania (JFA), Pangeran Ali Bin Al Hussein, menuduh Presiden FIFA, Gianni Infantino, melakukan pengancaman sehubungan dengan bantuan induk organisasi sepakbola dunia tersebut.
Dalam pernyataan yang menyebar di media sosial, Al Hussein menyebut bahwa FIFA tak memberikan JFA dana bantuan selama berbulan-bulan sampai lembaga tersebut bicara padanya di sela Piala Dunia 2026 lalu.
Dalam kesempatan itu, kata Al Husein, FIFA mengatakan bahwa mereka hanya akan memberikan bantuan jika Yordania mendukung Gianni Infantino pada Pemilihan Presiden FIFA yang bakal digelar di Rabat, Maroko, Maret tahun depan.
Ini berkaitan juga dengan belum diturunkannya hadiah untuk pemain Tim Nasional Yordania yang mencapai final Piala Arab di Qatar pada Desember tahun lalu.
“Selama berbulan-bulan, FIFA telah menolak membantu kami dalam urusan (hadiah Piala Arab) atau hal-hal lain–sampai akhirnya mereka (FIFA) secara verbal berkomunikasi dengan saya pada Piala Dunia bahwa jika saya mendukung Infantino itu akan sejalan dengan bantuan untuk asosiasi kami,” kata Al Hussein dipetik dari Roya News English.
“Kami tidak mendukung dia sebelumnya dan jelas tidak akan sekarang. Tetapi seluruh situasi berpuncak pada ancaman dan kami menolak menyerah pada hal itu.”
Pengakuan ini memperbesar tekanan kepada Infantino untuk meninggalkan jabatannya sebagai Presiden FIFA. Sejumlah pihak sudah mulai menarik dukungan dari Infantino sementara sebagian lain tetap bertahan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, adalah salah satu yang secara tegas mendukung Infantino untuk kepemimpinan FIFA periode 2027-2031. Erick menyebut FIFA di bawah kepemimpinan Infantino banyak berjasa untuk pembangunan sepakbola Indonesia.
"Indonesia telah merasakan langsung komitmen Presiden FIFA Gianni Infantino dalam mendukung transformasi sepakbola nasional," tulis Erick dalam pernyataan resmi PSSI.
Infantino sendiri diketahui sudah meminta digelarnya pertemuan darurat bersama staf FIFA-nya di Rabat, Rabu (5/8/2026) hari ini. Disinyalir pertemuan ini untuk mengkonsolidasikan posisinya sebagai Presiden FIFA.
Maroko sendiri diketahui sebagai salah satu negara pendukung Infantino. Kantor FIFA bagian Afrika–tempat Infantino melakukan rapat darurat–juga ditempatkan di Rabat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








