Liga Putri 2026 Resmi Bergulir Lagi, Erick Thohir Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Match Fixing

AKURAT.CO, PSSI memastikan Liga Indonesia Putri kembali digelar pada 2026 setelah sempat vakum sejak musim 2019. Kompetisi ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan sepakbola putri Indonesia sekaligus memperkuat pembinaan pemain menuju level internasional.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan ada enam klub yang akan ambil bagian pada musim perdana setelah kompetisi kembali bergulir. Keenam tim tersebut adalah Persita Tangerang, Persija, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa FC, dan Dewa United Banten FC.
Erick Thohir menyebut Liga Putri memiliki peran penting dalam membangun ekosistem sepakbola wanita di Tanah Air. Menurutnya, kompetisi yang berjalan secara rutin akan membantu proses pembinaan pemain berlangsung lebih maksimal.
Melalui akun Instagram pribadinya, Erick juga meminta agar jadwal Liga Putri disusun selaras dengan agenda Timnas Indonesia Putri. Dengan begitu, pembinaan di level klub dan tim nasional dapat berjalan beriringan.
"Bertemu dengan pengurus i-League dan pemilik klub peserta Liga Putri yang akan bergulir yaitu Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United. Liga Putri akan menjadi fondasi kebangkitan sepakbola putri Indonesia," tulis Erick.
"Saya berpesan agar Liga Putri berjalan selaras dengan jadwal Timnas Indonesia Putri agar pembinaan dan prestasi bisa berjalan beriringan."
Selain memastikan kompetisi kembali bergulir, Erick juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas selama penyelenggaraan Liga Putri. Ia meminta seluruh klub dan operator kompetisi menjalankan liga secara profesional.
Erick menegaskan tidak boleh ada ruang bagi praktik pengaturan skor maupun segala bentuk pelecehan seksual di lingkungan kompetisi. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan pemain harus menjadi perhatian utama.
"Kami juga ingin memastikan Liga Putri untuk menjaga integritas kompetisi, tidak ada ruang untuk match fixing, dan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk sexual harassment. Kita harus jaga anak-anak kita dan pastikan Liga Putri menjadi tempat yang aman, profesional, dan berintegritas bagi seluruh pemain," ujar Erick.
"Liga Putri akan menjadi kompetisi yang melahirkan talenta, menjaga sportivitas, dan membawa sepak bola putri Indonesia melangkah lebih jauh."
Liga Putri terakhir kali digelar pada 2019 dengan nama Liga 1 Putri. Saat itu kompetisi diikuti 10 klub sebelum akhirnya berhenti selama beberapa tahun.
Pada edisi terakhir tersebut, Persib sukses keluar sebagai juara usai mengalahkan Tira Persikabo dengan agregat 6-1 di partai final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






