Brasil Kembali Jadi Raja Gol Piala Dunia, Lampaui Rekor Jerman Usai Tekuk Haiti

AKURAT.CO Brasil kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada laga Grup C Piala Dunia 2026, membuat Selecao merebut kembali rekor sebagai tim dengan koleksi gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Bermain di Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026), Brasil tampil dominan sejak menit awal. Dua gol dari Matheus Cunha dan satu gol tambahan yang dicetak Vinicius Junior, menjadi penentu kemenangan sekaligus membawa tim asuhan Brasil mengukir catatan bersejarah.
Tambahan tiga gol tersebut membuat total gol Brasil di putaran final Piala Dunia kini mencapai 241 gol. Jumlah itu melampaui torehan Jerman yang sebelumnya berada di puncak daftar dengan 239 gol.
Baca Juga: Bungkam Australia, Amerika Serikat Lolos 32 Besar
Data statistik yang dirilis Opta menunjukkan Brasil kembali menduduki posisi teratas dalam daftar negara paling produktif sepanjang sejarah Piala Dunia.
Persaingan kedua negara memang berlangsung ketat selama bertahun-tahun mengingat keduanya merupakan tim tersukses dan paling konsisten tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Keunggulan Brasil atas Jerman saat ini masih sangat tipis. Dengan turnamen yang baru memasuki fase grup, peluang perubahan posisi masih terbuka lebar dalam beberapa pertandingan mendatang.
Jerman sendiri sempat mengambil alih rekor tersebut setelah membukukan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada pertandingan pertama mereka di Grup E. Hasil itu membuat Die Mannschaft mengumpulkan total 239 gol dan melewati catatan Brasil untuk sementara waktu.
Namun, dominasi tersebut tidak bertahan lama. Selecao langsung merespons dengan kemenangan atas Haiti yang tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga mengembalikan status mereka sebagai pemilik rekor gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Dalam pertandingan melawan Haiti, Brasil menunjukkan kualitas permainan yang jauh di atas lawannya. Matheus Cunha menjadi bintang lapangan berkat dua gol yang dicetaknya, sementara Vinicius Junior turut menyumbang satu gol untuk memastikan kemenangan tanpa balas.
Baca Juga: 7 Tips Begadang Nonton Piala Dunia 2026 agar Tetap Fit dan Tidak Ngantuk Saat Beraktivitas
Selain menciptakan banyak peluang berbahaya, Brasil juga tampil solid di lini belakang sehingga Haiti kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi penguasaan bola dan efektivitas serangan menjadi faktor utama keberhasilan mereka meraih kemenangan.
Meski kini unggul dalam perburuan rekor gol sepanjang masa, Brasil dipastikan belum aman. Jerman masih memiliki sejumlah pertandingan tersisa di fase grup dan berpotensi kembali menambah koleksi gol mereka.
Die Mannschaft dijadwalkan menghadapi Pantai Gading pada laga berikutnya sebelum menantang Ekuador beberapa hari kemudian. Jika kembali meraih kemenangan besar, bukan tidak mungkin Jerman merebut lagi posisi puncak dari Brasil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








