Juara Liga Konferensi Eropa, Sejarah Baru Crystal Palace, dan Kepergian Oliver Glasner

AKURAT.CO, Crystal Palace kini masuk ke dalam level baru dalam sejarah klub. Tak lain setelah mereka sukses meraih gelar juara Liga Konferensi Eropa 2025-2026 yang merupakan gelar perdana klub di kompetisi benua.
Menghadapi wakil Spanyol, Rayo Vallecano, pada partai final Liga Konferensi Eropadi Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, Rabu (27/5/2026), Crystal Palace menang 1-0.
Gol tercipta di menit ke-50 diawali dengan sepakan jarak jauh yang dilepaskan Adam Wharton. Sepakan keras tersebut diblok oleh Kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla, namun bola rebound disambar oleh Jean-Philippe Mateta untuk menjadi gol.
Gol tersebut menjadi gol satu-satunya dan terakhir pada final di Leipzig malam itu. Palace akhirnya mendapatkan trofi Eropa pertama dalam 120 tahun sejak berdiri pada 1905.
Pencapaian ini juga mengingatkan kembali publik bahwa Palace adalah tim yang cukup mumpuni di turnamen dalam dua musim terakhir. Musim lalu mereka menjadi juara Piala FA dengan mengalahkan Manchester City di final.
Kredit tertuju kepada sang pelatih, Oliver Glasner, yang direkrut pada 2024. Dua musim bersama Palace, juru taktik Austria ini sukses mempersembahkan tiga trofi (Piala FA, Liga Konferensi Eropa, Community Shield).
“Dia adalah salah satu manajer yang pernah dimiliki oleh Crystal Palace,” kata Adam Wharton usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dia mencipatakan perubahan besar tentang bagaimana klub melihat kompetisi. Kami tidak hanya berusaha bertahan di Liga Primer dan berada di Eropa, kami ingin menang dan bisa setinggi mungkin.”
Sayangnya, Glasner tak melanjutkan kerjasamanya bersama Palace setelah musim 2025-2026 berakhir. Pelatih berusia 51 tahun itu konon ingin mengambil jeda dan melihat tantangan baru.
“Kini saya pergi, saya idak harus setuju dengan pimpinan (klub),” kata Glasner usai laga terakhirnya bersama The Eagles di Liga Primer Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Inggris, akhir pekan lalu.
“Dia bilang hari terbaik adalah final Piala FA, tetapi saya tidak setuju. Hari terbaik masih akan datang di Leipzig (final Piala FA).”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







