FIFA Soroti Kemegahan Stadion GBK Jelang FIFA Series 2026

AKURAT.CO, Sorotan dunia sepakbola mengarah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan FIFA Series 2026 pada 27-30 Maret 2026.
Stadion bersejarah ini kembali mendapat kepercayaan untuk menggelar ajang internasional dengan melibatkan sejumlah negara dari berbagai kawasan.
Turnamen ini akan diikuti oleh empat tim nasional, yakni Timnas Indonesia, Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Keikutsertaan mereka membuat ajang ini diprediksi berlangsung kompetitif sekaligus menarik perhatian publik global.
Kapasitas besar SUGBK menjadi salah satu hal yang disorot oleh FIFA. Stadion ini mampu menampung hingga 77.193 penonton, menjadikannya salah satu venue terbesar di Asia Tenggara untuk pertandingan sepakbola internasional.
Fakta unik kemudian diangkat oleh FIFA terkait perbandingan kapasitas stadion dengan jumlah penduduk salah satu peserta turnamen.
Saint Kitts dan Nevis diketahui memiliki populasi yang jauh lebih kecil dibandingkan daya tampung stadion.
"Suatu stadion yang cukup besar untuk menampung seluruh negara!" tulis FIFA dalam akun X-nya, @FIFAcom, Kamis (19/3).
Data menunjukkan bahwa populasi Saint Kitts dan Nevis berada di angka 46.992 jiwa.
Artinya, jika seluruh penduduk negara tersebut hadir ke stadion, masih akan tersisa puluhan ribu kursi kosong.
"Seluruh populasi Saint Kitts and Nevis bisa muat di dalam megahnya Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta," kata FIFA.
Dengan selisih kapasitas yang mencapai lebih dari 30 ribu kursi, pernyataan tersebut menjadi sorotan sekaligus menunjukkan besarnya skala SUGBK sebagai venue pertandingan internasional.
"Tempat mereka akan menghadapi tuan rumah Indonesia dalam ajang FIFA Series mendatang!" lanjut FIFA.
Pada hari pertama turnamen, laga akan diawali dengan pertemuan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada sore hari WIB.
Pertandingan ini menjadi pembuka sebelum duel lainnya digelar. Masih di hari yang sama, Timnas Indonesia dijadwalkan tampil pada malam hari menghadapi Saint Kitts dan Nevis. Laga ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari suporter tuan rumah.
Format pertandingan berlanjut pada 30 Maret 2026. Dua tim yang kalah akan bertanding pada sore hari untuk memperebutkan posisi ketiga, sementara dua tim pemenang akan saling berhadapan pada malam hari untuk menentukan hasil akhir turnamen di posisi pertama.
Sementara itu, Timnas Indonesia telah memanggil 41 pemain untuk menjalani persiapan.
Para pemain akan mulai berkumpul secara bertahap pada 22 hingga 24 Maret 2026 sebagai bagian dari pemusatan latihan menjelang turnamen tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





