Bos Persija Jakarta Mengaku Risih Klubnya Disebut 'Klub APBD'

AKURAT.CO, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, merasa 'risih' dengan tudingan bahwa klubnya adalah 'klub APBD'.
Prapanca menegaskan bahwa apa yang dilakukan Persija Jakarta bersama Pemerintah Provinsi Jakarta saat ini adalah sebuah bentuk kolaborasi.
"Agak risih juga ya dengarnya ya. Dan saya enggak tahu itu buzzer atau memang itu suporter Persija, atau provokator gitu ya," kata Prapanca di acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3).
Persija Jakarta kerap disebut sebagai klub APBD di jagat media sosial lantaran tim berjuluk Macan Kemayoran itu banyak mendapat sponsor dari perusahaan daerah.
Beberapa perusahaan daerah yang menjadi sponsor Persija di musim ini antara lain Bank Jakarta, PDAM, Transjakarta, dan MRT.
Prapanca menjelaskan bahwa semua kerja sama dengan perusahaan daerah adalah kolaborasi dengan pihak Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
Pada pelantikan Pramono Anung sebagai Gubernur Jakarta, ia memang ingin menjadikan Jakarta lebih Persija.
"Setelah Pak Pramono Anung dilantik, saya dipanggil dan ditanya apa yang bisa dikolaborasikan? Dikolaborasikan. Tidak diberikan cuma-cuma uang," kata Prapanca.
"Diberikan secara cuma-cuma. Nah, Pak Gubernur itu perlu waktu. Karena kita waktu pas sudah dilantik, bukan serta merta kita tau-tau dapat sponsor. Sampai akhirnya rapat internal di Balai Kota ditentukanlah sekian perusahaan. Bank Jakarta, PAM Jaya, MRT, TransJakarta."
Prapanca menjelaskan bahwa semua kerja sama adalah kolaborasi dengan Persija. Seperti dengan PDAM, Persija diminta mempromosikan program PDAM di media sosial Persija.
"Jadi perlu sosialisasi program-program PAM di mana kanal yang bisa sering dilihat oleh masyarakat, nah dipilihlah Persija sebagai tempat media sosial untuk mensosialisasi program-program PAM. Salah satunya, gitu. Itu PAM," kata Prapanca.
"Selain itu, Bank Jakarta, di mana Pak Gubernur mengubah rebrand Bank DKI. Ada yang tahu nggak saat itu tiba-tiba ada Bank Jakarta. Bank DKI ke mana? Di dalam anggarannya itu ada anggaran promosi, rebranding gitu," tukas Prapanca.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







