Barcelona Kirim Surat Keluhan, Pertanyakan Konsistensi Wasit dan Penjelasan VAR

AKURAT.CO, Barcelona secara resmi mengirimkan surat kepada Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk mengekspresikan kekhawatiran mendalam mereka atas kepemimpinan wasit pertandingan.
Dalam pernyataan yang dimuat di laman resminya, Sabtu (14/2), Barcelona menyebut bahwa wasit melakukan kesalahan berulang yang merugikan mereka.
“Klub mengekspresikan kekhawatiran mendalam atas berulangnya keputusan wasit yang kami anggap merusak pertandingan dan kurangnya konsistensi terhadap kriteria (keputusan),” tulis Barcelona.
Baca Juga: Copa Del Rey: Atletico Madrid Libas Barcelona 4-0, Pasang Satu Kaki di Final
Surat ini dikirimkan oleh Barcelona menyusul beberapa insiden dalam laga leg pertama semifinal Piala Raja Spanyol 2025-2026 antara tim mereka kontra Atletico Madrid.
Barcelona kalah 0-4 dalam pertandingan tersebut disertai kartumerah terhadap salah satu pemain mereka, Eric Garcia, di menit ke-85.
Hal yang paling disorot oleh Barcelona dalam laga di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Kamis (12/2), itu adalah pembatalan gol Pau Cubarsi di menit ke-52.
Butuh setidaknya waktu tujuh menit bagi wasit Martinez Munuera untuk menyatakan bahwa gol tersebut tidak sah. Tujuh menit tersebut merupakan masa ketika tim VAR memeriksa posisi off-side Cubarsi.
“Klub menyatakan keraguan yang beralasan sehubungan penggunaan dan penerapan teknologi yang memadai, terutama keputusan dalam level milimeter yang tidak disertai dengan penjelasan teknis yang berkesimpulan,” tulis Barcelona.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa: Barcelona Dikalahkan Atletico? Saya Tak Ada Komentar, Tanya Hansi Flick
“Kami juga mempertanyakan kurangnya transparansi dalam manajemen publikasi rekaman audio VAR.”
Masalah wasit sejatinya tidak dipersoalkan oleh Barcelona belaka. Rival terbesar mereka, Real Madrid, mengkritik wasit secara berterusan di saluran televisi mereka dalam dua musim terakhir.
Pada Februari 2025, misalnya, Madrid mengumumkan surat terbuka yang menyebut perwasitan sepakbola Spanyol curang dan tak layak selepas mereka mengalami kekalahan atas Espanyol.
Adapun Barcelona saat ini sedang dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi dengan tuduhan membayar mantan Wakil Presiden Komite Wasit RFEF, Jose Maria Enriquez Negreia, sebesar tujuh juta Euro selama tujuh tahun.
Tuduhan tersebut termasuk dalam periode 2008-2012 yang disebut sebagai periode terbaik Barcelona sepanjang sejarah. Barcelona sendiri membantah sepenuhnya tuduhan itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








