Bakal Tangani Timnas Senior dan U-23, John Herdman Siapkan "Jembatan" Percepat Regenerasi
Leo Farhan | 13 Januari 2026, 17:43 WIB

AKURAT.CO Penunjukan John Herdman sebagai nakhoda Timnas Indonesia Senior sekaligus Timnas U-23 membawa angin segar bagi cetak biru sepak bola nasional.
Pelatih asal Inggris itu bahkan mengusung misi besar untuk menciptakan integrasi tanpa sekat antara tim muda hingga level senior melalui kesamaan filosofi.
Herdman menegaskan bahwa tugas utamanya di Timnas U-23, termasuk untuk ajang Asian Games, bukan sekadar mengejar trofi, melainkan membangun 'jembatan' bagi para talenta muda agar siap naik kelas ke tim utama.
"Tugas saya adalah memprogram secara langsung sebuah jembatan antara U-20 dan U-23 agar bisa melangkah ke senior. Penting bagi kita untuk memastikan hal itu berjalan konsisten, sejalan dengan kerangka budaya dan taktik bermain," kata Herdman di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1).
Menurut Herdman, kesuksesan di level usia muda adalah indikator kekuatan fundamental sebuah negara. Namun, dia menekankan perlunya akselerasi agar pemain-pemain berbakat tidak tertahan lama di level junior dan bisa segera beradaptasi dengan tuntutan tinggi di Timnas Senior.
"Ada sebuah jalur untuk bisa ke Timnas Senior, dan kita harus mencari cara untuk mempercepat kemampuan mereka agar bisa sampai dan siap ke level senior," tegasnya.
Mantan pelatih Timnas Kanada ini menilai bahwa konsistensi adalah kunci. Dia berencana bekerja sama secara intensif dengan tim kepelatihan di kategori usia di bawahnya demi menjaga kesamaan elemen filosofi.
Herdman menyadari bahwa setiap pelatih memiliki gaya masing-masing. Namun, untuk kepentingan nasional, dirinya menuntut adanya benang merah dalam sistem permainan agar pemain tidak kebingungan saat mendapatkan panggilan mendadak ke tim senior.
"Bekerja dengan tim kepelatihan U-20 dan U-23 akan jadi hal penting ketika kita punya konsistensi di elemen filosofi, kerangka budaya, dan taktik. Harus ada persamaan agar memastikan para pemain siap," jelas Herdman.
Baca Juga: Ricardo Salampessy dan Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Asisten John Herdman? Ini Respons Sumardji
Menurutnya, sinkronisasi ini sangat krusial mengingat padatnya jadwal internasional yang kerap menyita waktu persiapan.
Dengan sistem yang seragam, pemain diharapkan mampu langsung "nyetel" meski berpindah-pindah kategori umur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







