Mauricio Souza: Stay Safe, Jakarta!

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyampaikan pesan penting atas situasi kondisi di Indonesia. Dia berharap situasi di Indonesia khususnya Jakarta bisa segera baik-baik saja.
Situasi tidak kondisif memang sedang menimpa Indonesia, khususnya Jakarta. Gelombang unjuk rasa mengalir sejak Kamis (28/8).
Puncaknya adalah ketika jatuh korban seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, setelah meregang nyawa karena dilindas kendaraan polisi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (28/8) malam.
Baca Juga: Dewa United vs Persija: Cetak 3 Gol, Macan Kemayoran Berpesta di Banten
Alhasil puncak demo dan unjuk rasa pun pecah sejak Jumat (29/8) pagi hingga saat ini. Berbagai fasilitas umum di kawasan Jakarta porak poranda.
Melihat situasi ini, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza sangat sedih. Dia bahkan membandingkan negaranya sendiri, Brasil, yang banyak kriminalitas dengan Indonesia di mana ia merasakan kenyamanan dan keamanan.
"Saya mau bicara satu hal, saya datang dari negara yang luar biasa, Brasil. Tapi satu negara ini (Brasil) banyak masalah, kriminal," kata Mauricio Souza selepas laga melawan Dewa United di Banten International Stadium, Serang, Banten, Jumat (29/8) malam.
Baca Juga: Belasungkawa untuk Affan Kurniawan, Pemain Persis Solo Kenakan Ban Hitam Lawan Bhayangkara
"Dan saya datang ke sini, ketemu satu negara yang luar biasa (Indonesia), mereka terima kami dengan hati, kami bisa aman kalau di jalan, kami tidak khawatir mengalami pencurian, kami merasa safe."
Mauricio Souza menilai Indonesia tidak pantas mengalami kerusuhan yang terus berlanjut. Dia ingin semua pihak tenang dan bisa menyelesaikan masalah ini.
"Saya rasa Indonesia tidak pantas mengalami situasi seperti ini, dan saya minta, saya Coach Persija Jakarta: stay safe Jakarta!" ucap Souza. "Kita harus tenang supaya semua bisa beres."
Dalam laga melawan Dewa United sendiri, Persija Jakarta berhasil keluar sebagai pemenang. Pasukan Macan Kemayoran menang dengan skor menyakinkan 3-1.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









