Akurat

Bos Tottenham Ingin 115 Kasus Pelanggaran Man City Selesai, Apa Saja Detail Kasusnya?

Ratu Tiara | 5 Agustus 2025, 12:05 WIB
Bos Tottenham Ingin 115 Kasus Pelanggaran Man City Selesai, Apa Saja Detail Kasusnya?

AKURAT.CO Daniel Levy selaku bos Tottenham Hotspur mendesak 115 kasus pelanggaran keuangan Manchester City segera diselesaikan.

Seperti yang diketahui, Man City terjerat dalam pelanggaran peraturan keuangan sejak Februari 2023. Namun, proses yang berjalan lambat membuat banyak pecinta sepak bola bertanya-tanya. 

Bukan tanpa alasan, Premier League sebelumnya mengambil tindakan cepat saat ada klub lain yang melanggar aturan keuangan. Salah satu contohnya adalah Everton yang mendapat pengurangan 10 poin.

Berbeda dengan Everton, kasus yang dialami oleh Man City terasa sangat lama sekali untuk diselesaikan. Padahal, sidang pelanggaran 115 dakwaan Man City sudah berlangsung sejak September hingga akhir tahun 2024.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah 115 kasus pelanggaran keuangan yang dilakukan Man City.

Baca Juga: Pep Guardiola Sebut Manchester City Temukan Kembali Permainan Lamanya, Sinyal Kebangkitan?

Pelanggaran Keuangan oleh Manchester City

Sebagai informasi, Man City didakwa oleh Premier League karena melanggar aturan keuangan selama sembilan tahun, yakni dari musim 2009-2010 hingga musim 2017-2018. Adapun tuduhan-tuduhan yang dilayangkan Premier League mencakup penyampaian informasi keuangan yang tidak akurat kepada otoritas liga.

Man City dinilai gagal mematuhi apa yang menjadi inti dari sistem Financial Fair Play yang diterapkan oleh UEFA dan Premier League, yakni laporan yang transparan dan kuat.

Baca Juga: Claudio Echeverri, Maestro Sepakan Bebas 19 Tahun Bintang Masa Depan Manchester City

54 Dugaan Pelanggaran Informasi Keuangan

Dalam laporan ini, Man City dinilai gagal memberikan laporan keuangan yang akurat dan terkini selama sembilan tahun. Laporan keuangan tersebut meliputi pendapatan, sponsor, dan pengeluaran.

14 Dugaan Pelanggaran Laporan Kompensasi Pemain dan Manajer

Man City juga menerima tuduhan tidak menyampaikan laporan yang akurat terkait kompensasi pemain dan manajer. Laporan tersebut meliputi gaji, bonus yang diterima pemain dan staf manajerial.

5 Dugaan Pelanggaran Peraturan UEFA

Man City juga dilaporkan melanggar lima peraturan yang diberlakukan UEFA, termasuk lisensi klub dan Financial Fair Play. Dengan adanya dugaan ini, memperkuat kasus Man City melakukan pelanggaran domestik dan internasional.

7 Dugaan Pelanggaran Peraturan Premier League

Seperti yang diketahui, Premier League memiliki regulasi yang sangat ketat terkait profitabilitas klub. Regulasi tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan finansial semua klub di dalamnya.

Man City diduga melakukan pelanggaran terhadap regulasi tersebut pada musim 2015-2016 hingga 2017-2018.

35 Dugaan Pelanggaran Ketidakpatuhan Terhadap Investigasi

Man City juga menerima dakwaan atas kegagalan mereka bekerja sama dengan investigasi Premier League sejak Desember 2018. The Citizens dituduh tidak memberikan dokumen atau informasi yang diminta dalam penyelidikan.

Hukuman yang Bisa Diterima Man City

Banyaknya dakwaan yang diterima klub, membuatnya dapat menghadapi berbagai bentuk hukuman, mulai dari sanksi finansial, degradasi Premier League, hingga penghapusan gelar. Skenario hukuman paling ringan adalah denda besar karena terbukti melanggar peraturan keuangan.

Sementara itu, skenario terburuk yang bisa diterima Man City adalah penghapusan gelar. Meski liga tidak menyebutkan penghapusan gelar sebagai bentuk hukuman, banyak pihak yang berpendapat jika Man City terbukti bersalah dan memenangkan gelar, maka gelar tersebut harus dihapuskan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Akurat.co
R