Akurat

MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Perluas Cakupan, Sasar Pesepakbola Putri di 10 Kota

Leo Farhan | 31 Juli 2025, 17:57 WIB
MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Perluas Cakupan, Sasar Pesepakbola Putri di 10 Kota
 
AKURAT.CO, Gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2025–2026 resmi kembali digelar. Pada edisi kali ini, turnamen sepakbola usia dini khusus putri ini menyasar lebih banyak wilayah dengan bertambahnya dua kota baru, yakni Malang dan Bekasi.
 
Dengan demikian, gelaran yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini akan berlangsung di 10 kota di Indonesia, dimulai dari Kudus dan berakhir di Jakarta.
 
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen yang dilakukan secara rutin ini merupakan bentuk komitmen untuk memajukan sepakbola putri usia dini. Apalagi turnamen ini menyasar siswi-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kelompok usia KU-8, KU-10, dan KU-12.
 
 
"Kompetisi seperti ini harus konsisten diselenggarakan agar para siswi punya ruang untuk berkembang dan termotivasi untuk serius menekuni sepakbola. Harapannya, dari MLSC akan lahir bibit-bibit unggul yang kelak bisa memperkuat timnas putri," kata Teddy saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (31/7).
 
Turnamen perdana di Kudus diikuti oleh 1.370 peserta dari 92 SD dan MI dari wilayah Kudus dan sekitarnya. Penambahan dua kota baru, Malang dan Bekasi, menurut Teddy, menjadi strategi untuk memperluas jangkauan pencarian talenta karena kedua kota tersebut memiliki tradisi kuat dalam dunia sepakbola.
 
"Malang dan Bekasi merupakan kota dengan sejarah panjang sepakbola serta populasi penduduk yang besar. Berdasarkan survei kami, antusiasme terhadap sepakbola putri di kedua kota tersebut sangat tinggi. Kami berharap kualitas peserta meningkat dan jumlah pesertanya pun bertambah dibandingkan tahun sebelumnya," jelas Teddy.
 
Pada edisi 2025–2026, MLSC menghadirkan sejumlah pembaruan, terutama pada dimensi lapangan untuk KU-12 yang kini berukuran 26 x 42 meter, lebih luas dari sebelumnya. Titik penalti juga diubah menjadi 10 meter dari gawang, dan laga dimulai dengan dua sentuhan.
 
 
Pertandingan babak semifinal hingga 8 besar KU-10 kini juga menggunakan lapangan KU-12. Regulasi pertandingan disesuaikan dengan ketentuan umum PSSI untuk pengembangan sepak bola usia dini.
 
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyambut positif keberlanjutan MLSC yang sejalan dengan program pembinaan federasi. Menurutnya, kehadiran turnamen ini membantu misi PSSI dalam membentuk sistem pengembangan dari level akar rumput hingga profesional.
 
"Selama dua tahun terakhir, MLSC telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap pembinaan sepak bola wanita usia dini. Kami berharap turnamen ini bisa menjadi talent pool untuk timnas putri di masa depan," ujar Vivin.
 
Selain pertandingan utama 7 lawan 7, MLSC juga menggelar Festival SenengSoccer untuk KU-8 yang menekankan kesenangan dalam bermain, serta Skill Challenge yang menguji ketangkasan individu melalui lima tantangan, 1-on-1, penalti, dribbling, passing control, dan shoot on target.
 
Turnamen ini juga akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All Stars, ajang seleksi para pemain terbaik dari seluruh kota penyelenggara.
 
Berikut Jadwal MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2025–2026:
 
Kudus: 29 Juli – 3 Agustus 2025
 
Semarang: 5 – 10 Agustus 2025
 
Surabaya: 19 – 24 Agustus 2025
 
Tangerang: 2 – 7 September 2025
 
Bekasi: 9 – 14 September 2025
 
Bandung: 16 – 21 September 2025
 
Yogyakarta: 14 – 19 Oktober 2025
 
Solo: 28 Oktober – 2 November 2025
 
Malang: 4 – 9 November 2025
 
Jakarta: 18 – 23 November 2025
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H