Dalam Tekanan Wajib Comeback Lawan PSG, Mikel Arteta Ingatkan Arsenal Singkirkan Real Madrid

AKURAT.CO, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengingatkan kembali kesuksesan pasukannya melawan mayoritas taruhan saat mengalahkan Real Madrid menjelang leg kedua semifinal Liga Champions 2024-2025 melawan Paris Saint-Germain (PSG).
Tertinggal 0-1 di leg pertama melawan PSG, Mikel Arteta mengatakan bahwa Arsenal mesti membalikkan keadaan secara meyakinkan sebagaimana yang mereka lakukan saat mengalahkan Real Madrid.
“Saya dalam keyakinan bahwa ketika kami harus melakukannya, kami melakukannya dengan cara yang benar-benar meyakinkan menghadapi lawan yang benar-benar sulit,” kata Mikel Arteta sebagaimana dipetik dari laman resmi Arsenal.
Baca Juga: Luis Enrique: Yang Terpenting PSG ke Final, tetapi Cinta Saya untuk Barcelona tak Pernah Pudar
“Jadi, sekali lagi, seperti yang paling terakhir, (menghadapi) Madrid melawan semua taruhan karena jelas mereka bicara soal comeback dan sejarah dan bagaimana mereka melakukannya.
“Dan kami membuktikan sesuatu yang sangat berbeda atas apa yang mereka harapkan dan besok (malam ini) kami akan melakukan hal yang sama.”
Arsenal sendiri akan bertandang ke markas PSG di Stadion Parc Des Princes, Paris, Prancis, Selasa (6/5) atau Rabu dini hari WIB. Sebagai eks pemain PSG, Arteta menyebut bahwa laga malam nanti akan spesial terutama karena kota Parisnya.
“Kami berjarak satu kemenangan lagi untuk bisa ada di final Liga Champions, di salah satu kota paling indah di dunia melawan lawan yang hebat–tak ada yang lebih baik dari itu,” kata Arteta.
Baca Juga: Arsenal vs PSG: Gol Tunggal Ousmane Dembele Bawa Parisien Tundukkan Publik Emirates
Arteta menyiratkan optimisme dengan menyebut bahwa pasukannya sudah belajar dengan baik dari kekalahan di leg pertama. Di leg kedua, katanya, semestinya The Gunners mendapatkan hasil yang berbeda.
“Banyak pelajaran dan leg pertama, dan betapa kecilnya selisih di antara kedua tim,” kata Arteta.
“Hasilnya, menurut opini saya, seharusnya berbeda dengan yang sebelumnya. Jadi nanti, satu peluang lain lagi untuk membuktikan itu dan meraih hak untuk berada di final.”
Jika Arteta bisa membawa Arsenal ke final, maka pelatih berusia 43 tahun itu berpeluang untuk mengobati luka kekalahan di final Liga Champions 2006. Ketika itu Arsenal dikalahkan oleh Barcelona.
“Ya, itu memberikan kami peluang dan membawanya ke tempat-tempat yang sangat berhubungan terkadang,” kata Arteta soal peluang membalas kekalahan final 2006.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









