Akurat Logo

Menpora Singgung Soal Komunikasi PSSI dan Djenna De Jong yang Batal Bela Timnas Indonesia

Endarti | 1 Mei 2025, 22:52 WIB
Menpora Singgung Soal Komunikasi PSSI dan Djenna De Jong yang Batal Bela Timnas Indonesia
 

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, mengaku tidak mau mencampuri urusan PSSI dengan salah satu pemain diaspora sepakbola putri, Djenna De Jong.

Hal ini disampaikan Menpora sehubungan Djenna De Jong yang batal membela Timnas Indonesia. Meski begitu, Dito menyenggol ada permasalahan komunikasi yang tidak boleh terjadi kembali.

PSSI dan Djenna De Jong memang diketahui sempat mengalami sedikit friksi. Yakni soal PSSI tidak melanjutkan proses naturalisasi Djenna De Jong untuk memperkuat Timnas Indonesia Putri.

Baca Juga: Mengaku Diperlakukan tak Profesional, Djenna De Jong Putuskan Batal ke Timnas Indonesia

Bahkan Djenna De Jong melalui sosial media pribadinya menuding bahwa PSSI tidak profesional dalam hal naturalisasinya. Alhasil dia memutuskan batal menjadi WNI.

“Saya tidak bisa menanggapi terlalu jauh (masalah PSSI dengan Djenna De Jong), karena saya tidak tahu urusan internal di PSSI. Saya hanya mendapatkan informasi dari pemberitaan,” ucap Menpora Dito di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/4).

Lebih lanjut Dito mengatakan permalasahan ini bisa menjadi pembelajaran. Terutama dalam hal tata cara komunikasi.

Baca Juga: Respons Polemik Djenna De Jong, PSSI Singgung Soal Rekomendasi Pelatih Timnas Indonesia Putri

“Saya harap ini jadi pembelajaran buat kita ke depannya bahwa tata kelola komunikasi memang sangat penting dan harus diatur dengan baik,” kata Dito.

Permasalahan yang melibatkan PSSI dan Djenna De Jong ini menjadi sorotan publik terutama karena proses naturalisasi yang kerap menjadi perhatian dalam dunia olahraga nasional. 

Menpora Dito menekankan pentingnya tata kelola komunikasi yang transparan dan terstruktur agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa mendatang.

Apalagi ketika menyangkut atlet diaspora yang memiliki potensi besar untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa reputasi dan kepercayaan publik terhadap institusi olahraga seperti PSSI sangat bergantung pada cara mereka mengelola proses internal, termasuk menjalin komunikasi yang baik dengan para pemain. 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H