Timnya Sering Bentrok, Ancelotti dan Guardiola Sebut Laga Man City vs Madrid sudah Jadi 'El Clasico'

AKURAT.CO, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menggunakan istilah yang sama untuk pertarungan timnya, Real Madrid dan Manchester City, di Liga Champions: El Clasico.
Istilah itu dinyatakan Ancelotti dan Guardiola dalam sesi konferensi pers menjelang laga Manchester City vs Real Madrid di leg pertama play-off Liga Champions 2024-2025, Selasa (11/2) atau Rabu dini hari WIB.
“Rasanya seperti ‘Clasico’ karena kami berhadapan di kompetisi ini bertahun-tahun,” kata Carlo Ancelotti sebagaimana dipetik dari laman UEFA Champions League.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Man City vs Madrid: Haaland atau Mbappe, Siapa Lebih Tajam?
“Ini akan menjadi sebuah pertandingan yang menghibur dan seimbang, sangat sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi. Ini adalah dua tim dengan level yang sangat tinggi dan kami harus membawa versi terbaik dari kami.”
Sebagaimana yang dikatakan Ancelotti, pertandingan City dan Madrid adalah pertemuan keempat di Liga Champions sejak musim 2019-2020. Musim ini adalah pertarungan tiga musim beruntun di mana kedua tim saling mengalahkan.
Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Madrid mengalahkan City asuhan Pep Guardiola di semifinal 2021-2022 dan 2023-2024. Di dua musim itu Madrid mengakhiri turnamen sebagai juara.
Adapun Guardiola menyingkirkan Madridnya Ancelotti di semifinal 2022-2023 di mana City juga akhirnya menjadi juara. Di musim itu, Guardiola membawa The Citizens meraih trigelar.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Man City vs Madrid, Juventus vs PSV Eindhoven
“Dalam beberapa tahun terakhir (Man City vs Real Madrid) telah menjadi duel besar. Kami lolos, kami menyingkirkan satu sama lain. Di dekade terakhir ini telah menjadi Clasico,” kata Guardiola.
Clasico atau El Clasico sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menjuluki pertandingan terbesar di sepakbola Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona.
Pada saat yang sama, kedua pelatih sama-sama pernah melatih dua tim dan memimpin tim di laga El Clasico sebenarnya.
Sebagai laga “klasik”, pertandingan City dan Madrid di Liga Champions musim ini bisa dikatakan terjadi terlalu dini. Mereka bertemu di fase play-off setelah gagal lolos otomatis ke babak 16 besar secara langsung.
Untuk bisa lolos ke 16 besar seluruh tim sekurang-kurangnya harus menempati delapan besar klasemen akhir penyisihan Liga Champions. Sementara itu, Madrid hanya bisa di peringkat kesebelas dan City di posisi ke-22.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







