Akurat

Soal Naturalisasi Jairo Riedewald dan Jordy Wehrmann, Exco PSSI Akui Masih Berat

Endarti | 18 Desember 2024, 19:30 WIB
Soal Naturalisasi Jairo Riedewald dan Jordy Wehrmann, Exco PSSI Akui Masih Berat

AKURAT.CO, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjawab sejumlah rumor terkait beberapa nama pemain keturunan yang dikabarkan bakal dinaturalisasi.

Nama pertama yang menyeruak adalah Jairo Riedewald. Arya Sinulingga mengatakan bahwa PSSI sangat sulit untuk menaturalisasi pemain berposisi gelandang ini.

Namun memang Arya Sinulingga tidak menjelaskan secara gamblang apa penyebab PSSI sulit menaturalisasi Jairo Riedwald.

Baca Juga: Arya Sinulingga: Naturalisasi Kevin Diks Kita Kebut November Tapi Optimistis Rampung Maret

“Kalau untuk Jairo Riedewald masih berat. Belum,” ucap Arya seperti dinukil dari akun YouTube pribadinya.

Jairo Riedwald sendiri merupakan pemain kelahiran 9 September 1996 dan saat ini bermain di klub Liga Belgia, Royal Antwerp.

Ia dikabarkan memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang lahir di Manado, Sulawesi Utara.

Selain Jairo Riedewald, Arya juga meluruskan isu perihal gelandang Madura United kelahiran Den Haag, Belanda, Jordy Wehrmann, yang disebut-sebut bakal membela Timnas Indonesia.

Baca Juga: Soal Naturalisasi Miliano Jonathans dan Jairo Riedewald, PSSI Tegaskan Masih Rumor

Arya mengatakan bahwa naturalisasi juga belum dilakukan untuk Jordi Wehrmann.

“Jordi Wehrmann belum, tidak ada,” kata Arya secara singkat.

Jordy Wehrmann sebenarnya sempat masuk dalam daftar calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia pada 2022 ketika masih memperkuat FC Luzern di Swiss. Namun batal karena kesibukannya dengan klub.

Selain dua nama tersebut, Arya juga menjabarkan kabar naturalisasi Mauro Zijstra. Striker kehadiran Belanda ini masih akan dilihat terlebih dahulu oleh PSSI.

“Mauro Zijlstra, ini masih kami lihat dan godok dulu mana yang kurang. Memang namanya sudah masuk," tutur Arya.

"Tapi kan kami masih proses, masih lihat-lihat dulu. Tapi, kami bukan berjanji. Kami lihat dulu kelengkapan dokumennya," ucap Arya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H