AKURAT.CO Nasib calon penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes bakal ditentukan pada 18 Agustus 2024. Hal ini diutarakan langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
Yunus Nusi menjelaskan bahwa perkara sidang Maarten Paes akan disidangkan pada 15 Agustus mendatang. Selepas itu, akan diumumkan hasilnya tiga hari berselang.
“Tanggal 15 Agustus sidang nanti tanggal 18 pengumumannya,” ucap Yunus Nusi saat ditemui di Jakarta beberapa hari lalu.
Baca Juga: Yunus Nusi Tak Mau Sembarangan Berkomentar Soal Piala Dunia U-20 di Indonesia
Yunus Nusi pun mengatakan bahwa PSSI tengah berusaha untuk bisa memenangkan persidangan tersebut.
“Insyaallah kita akan berusaha memenangkan (sidang) itu,” jelas Yunus Nusi.
Memang, belakangan dikabarkan bahwa sidang yang dimaksud Yunus Nusi adalah sidang pada FIFA.
Padahal diketahui selama ini PSSI membawa sengketa kasus Maarten Paes ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration of Sport (CAS).
Informasi terkait sidang FIFA ini disampaikan oleh pengamat sepak bola Ronny Pangemanan. Menurut Bung Ropan, PSSI tidak perlu membawa kasus Maarten Paes ke CAS kalau banding mereka dikabulkan FIFA.
Meski belum dapat dipastikan, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, sempat menyatakan kalau masih ada proses yang harus dilalui berkaitan dengan Maarten Paes. Pernyataan ini terindikasi sama dengan narasi yang dimaksud oleh Bung Ropan. Pasalnya, di laman CAS, tidak ada informasi mengenai jadwal sidang kiper FC Dallas tersebut.
"Masih ada proses dulu," ujar Amali.
Maarten Paes sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 30 April lalu. Penjaga gawang yang bermain untuk FC Dallas ini resmi menyandang status WNI usai diambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jakarta.
Baca Juga: Tak Berhenti di Maarten Paes, PSSI Kini Proses Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven
Namun, sampai saat ini Paes belum bisa memerkuat Timnas Indonesia. Sebab, pengajuan perpindahan federasi Paes dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia) ditolak FIFA.
FIFA menyatakan Paes tidak memenuhi syarat untuk memerkuat Timnas Indonesia karena pernah bermain untuk Belanda U-21 di pertandingan melawan Belarusia U-21 pada 15 November 2020. Saat itu, usia Paes sudah 22 tahun atau mencapai batas usia minimal yang diterapkan FIFA.