Akurat

Ucapannya Dianggap Bikin Direksi Barcelona tak Senang, Xavi Hernandez Berpotensi Dipecat

Badri | 17 Mei 2024, 19:16 WIB
Ucapannya Dianggap Bikin Direksi Barcelona tak Senang, Xavi Hernandez Berpotensi Dipecat

AKURAT.CO, Barcelona dikabarkan mempertimbangkan untuk memecat Xavi Hernandez dari jabatan pelatih. Wacana ini mencuat sehubungan dengan pernyataan Xavi dalam beberapa konferensi pers terakhir.

Adalah jurnalis terkemuka asal Spanyol, Guillem Balague, yang menulis kabar ini di BBC pada Jumat (17/5). Balague menyebut Dewan Direksi Barcelona tak senang dengan ucapan Xavi Hernandez.

“Komentar Xavi di beberapa konferensi pers terakhir tampaknya membuat dewan klub marah, mereka kini merasa eks gelandang Timnas Spanyol itu harus pergi,” tulis Guillem Balague.

Baca Juga: Berubah Pikiran, Xavi Hernandez Pilih Bertahan di Barcelona Sampai 2025

Sebelum laga melawan Almeria di matchday ke-36 La Liga Spanyol 2023-2024, Kamis (16/5), Xavi Hernandez mengatakan bahwa sulit bagi Barcelona bersaing dengan Real Madrid dan rival-rival di Eropa dengan kondisi keuangan klub saat ini.

“Saya kira pendukung Barca mesti memahami bahwa situasinya benar-benar sulit, terutama secara ekonomi, untuk bersaing dengan Real Madrid di Spanyol dan yang lainnya di Eropa,” kata Xavi.

“Kami akan beradaptasi dengan ini. Ini bukan berarti kami tak ingin bertarung untuk bersaing dan bertarung untuk trofi. Ini adalah situasi Barcelona saat ini. Kami butuh stabilitas dan waktu.”

Xavi sendiri sebenarnya sudah menyatakan akan mundur akhir musim ini pada Januari silam. Namun, ia membatalkan keputusannya konon setelah dibujuk oleh Presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta.

Baca Juga: Akui Kecewa Kalah dari Girona, Xavi Hernandez Tegaskan Keputusannya Bertahan di Barcelona tak Berubah

Xavi didatangkan Barcelona untuk menggantikan Ronald Koeman dalam masa sulit pada November 2021. Di musim keduanya sebagai pelatih Xavi menyumbangkan gelar La Liga Spanyol untuk Barcelona.

Musim ini pasang-surut dan tren negatif di akhir 2023 dan awal 2024 membuat Xavi merasa mesti meninggalkan Barcelona. Namun selepas itu Blaugrana membaik dan melangkah sampai ke perempat final Liga Champions.

Dalam hubungannya dengan rivalitas kontra Madrid, Xavi Hernandez jelas berada di bawah tekanan. Madrid bahkan sudah menjadi juara La Liga ketika laga masih tersisa empat lagi plus seteru klasik tersebut lolos ke final Liga Champions.

Barcelona saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara La Liga dengan 79 angka atau berjarak 14 angka di bawah Madrid di posisi teratas. Setelah menang 2-0 atas Almeria semalam, Barcelona tinggal menghadapi Rayo Vallecano pada 19 Mei dan Sevilla pada 25 Mei.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H