Legenda Sepakbola Belanda Kees Rijzers Meninggal Dunia di Usia Hampir 1 Abad

AKURAT.CO Sosok legenda sepakbola Belanda, Kees Rijvers meninggal dunia pada Selasa (5/3/2024) dini hari.
Kees Rijvers yang dikenal sebagai sosok pemimpin visioner itu meninggalkan warisan yang membentuk sepakbola Belanda kini dalam kepergiaannya di usia 97 tahun.
Sosok Kees Rijvers juga terkenal karena kariernya luar biasa baik di lapangan maupun di luar lapangan dengan kontribusinya yang besar pada olahraga di Belanda.
Di lapangan, Rijvers yang berposisi sebagai gelandang telah meraih 33 caps internasional dan mencetak 10 gol untuk Belanda dari tahun 1946 hingga 1960, ia juga mengamankan gelar Ligue 1 Prancis dengan Saint-Etienne pada tahun 1957.
Sementara, selama bertugas sebagai manajer tim nasional Belanda dari 1981 hingga 1984, ia menyerahkan debut internasional kepada pemain seperti Frank Rijkaard, Marco van Basten dan Ruud Gullit yang akhirnya menjadi ikon sepakbola dunia.
Tidak hanya itu, ia juga dipercaya untuk menjadi pelatih klub PSV dan berhasil memenangkan tiga gelar Eredivisie, dua Piala Belanda hingga Piala UEFA pada tahun 1978.
Perjalanan Karier Kees Rijvers
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ternyata Ini Bahaya Kurang Tidur bagi Kesehatan
Perjalanan Rijvers dalam sepak bola mengambil giliran penting ketika ia menjadi salah satu pemain Belanda pertama yang menjelajah ke luar negeri.
Sosoknya mencapai kesuksesan yang signifikan dengan Saint Etienne yang memenangkan gelar liga Prancis pada tahun 1957.
Langkah berani itu tidak hanya menyoroti kecakapannya di lapangan tetapi juga mengatur panggung untuk upaya internasional pemain Belanda di masa depan.
Transisi ke manajemen, mata tajam Rijvers untuk bakat dan taktik inovatif membawanya ke kemudi tim nasional Belanda, di mana dia berperan penting dalam karir beberapa pemain paling legendaris di negara itu.
Baca Juga: Keren! Bermain 10 Orang, Persis Solo Jungkalkan PSM Makassar
Di bawah bimbingan Rijvers, tim nasional Belanda melihat kebangkitan ikon sepak bola masa depan seperti Marco van Basten, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Ronald Koeman.
Komitmennya untuk memelihara bakat muda dan ketajaman strategisnya dalam sepak bola internasional telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada olahraga.
Baca Juga: Anthony Joshua vs Francis Ngannou Menghitung Hari, Bidik Pertarungan Undisputed
Warisan Rijvers tidak hanya dalam kemenangan dan gelar tetapi dalam karir yang berkembang dari para pemain yang dia bimbing, yang sendiri telah menjadi legenda dan tokoh berpengaruh dalam sepak bola global.
Saat dunia sepak bola berduka atas kehilangan Kees Rijvers, itu juga merayakan warisan kaya yang ditinggalkannya. Kontribusinya telah membuka jalan bagi generasi mendatang, menetapkan tolok ukur dalam pengembangan bakat, kepemimpinan, dan kesuksesan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia






