Akurat Logo

Soal Penolakan Klub Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23, Ini Sikap Menpora

Endarti | 27 Februari 2024, 10:55 WIB
Soal Penolakan Klub Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23, Ini Sikap Menpora
 

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, angkat suara mengenai polemik pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-23. Seperti diketahui pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-23 mendapat penolakan dari klub peserta Liga 1.

“Pastinya ini yang kami selalu monitor bahwa dari jadwal liga dan agenda FIFA ini kami berharap bisa selaras. Kalau dari saya tentunya ingin ketika negara memanggil dan memperjuangkan merah putih apalagi juga agenda resmi FIFA,” ucap Dito kepada awak Media di Jakarta, Senin (26/2).

“Kami berharap klub-klub bisa secara jiwa Merah Putih melepaskan pemainnya ke Timnas Indonesia U-23."

Baca Juga: Soal Polemik Pemanggilan Pemain ke Timnas Indonesia U-23, Ini Respons Erick Thohir

Timnas Indonesia U-23 bakal tampil di ajang Piala Asia U-23 2024. Perhelatan ini dijadwalkan berlangsung pada 15 April hingga 3 Mei mendatang di Qatar.

Di ajang ini, Timnas Indonesia U-23 tergabung di grup A bersama Qatar, Australia dan Yordania. Selain itu, Timnas Indonesia U-23 mendapat target cukup berat dari PSSI yakni lolos hingga babak delapan besar.

Tentu dengan lawan yang cukup sulit dan target tinggi yang diberikan, Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, membutuhkan tenaga pemain terbaik. Namun belum juga memanggil pemain, penolakan untuk melepas pemainnya sudah datang dari beberapa klub Liga 1.

Sudah ada tiga klub, yakni Persija Jakarta, Borneo FC, dan PSS Sleman yang secara tegas menolak melepas pemainnya ke Timnas Indonesia U-23. Ketiganya beralasan karena masih membutuhkan tenaga pemainnya.

Baca Juga: LIB Minta PSSI Hapus Regulasi Kewajiban Menurunkan Pemain U-23 di Liga 1

Maklum kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu tidak libur saat Piala Asia U-23 berlangsung. Apalagi, tak ada keharusan untuk klub melepas pemain karena ajang itu di luar agenda FIFA.

Polemik ini juga sudah membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengirimkan surat kepada PSSI. Surat ini terkait solusi dari keberatan para pemain untuk melepas pemainnya.

PT LIB meminta kepada PSSI hapus regulasi wajib menurunkan pemain U-23 sebagai starter selama minimal 45 menit.

LIB sudah bersurat kepada PSSI, namun belum ada jawaban. Meski langkah tersebut diyakini tidak terlalu membantu karena banyak pemain Timnas Indonesia U-23 jadi andalan di tim masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H