Firman Utina: Karena Piala Dunia U-17 Orang Jadi Tahu Indonesia 'Welcome' Dan Cinta Damai

AKURAT.CO, Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 memang sudah berakhir. Namun, mantan pemain Timnas Indonesia, Firman Utina, berharap pembinaan yang sudah berjalan ini tidak putus di tengah jalan.
Pria berusia 41 tahun itu juga menyebut bahwa gelaran Piala Dunia U-17 2023 ini bisa menjadi momentum agar sepakbola Indonesia semakin terus berkembang.
"Yang jelas dengan adanya tim-tim dunia datang, kita bisa melihat level pemain-pemain kita atau pengembangan pemain muda kita ada di mana levelnya. Intinya Piala Dunia U-17 membawa banyak pelajaran penting bagi kita sebagai insan sepakbola," kata Firman.
Baca Juga: Indonesia U-17 vs Maroko U-17: Kalah Di Laga Pamungkas, Peluang Skuat Asuhan Bima Sakti Tipis
"Segi positif lainnya bahwa Piala Dunia ini sangat bermanfaat buat negara kita, Indonesia juga semakin dikenal, budaya kita juga, orang-orang bisa tahu bahwa kita sangat 'welcome' dengan negara apa pun, dan Indonesia adalah negara yang cinta damai."
Adapun pasukan asuhan Bima Sakti gagal melangkah ke babak gugur setelah hanya mampu meraih dua poin di fase grup.
Dua hasil imbang dan satu kekalahan dari tiga laga fase grup membuat Timnas Indonesia U-17 bertengger di peringkat tiga. Hasil itu belum mampu mengantarkan skuad Garuda Muda lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Firman juga meminta agar tidak ada perundungan terhadap para pemain dan staf pelatih terkait hasil yang kurang memuaskan ini. Namun, dia melihat perjuangan Iqbal Gwijangge dan kolega sudah tampil sekuat tenaga.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Meksiko Bungkam Selandia Baru 4-0, Indonesia Dipastikan Gagal Ke 16 Besar
"Sepakbola itu enggak ada yang sempurna. Pasti semua berawal dari kesalahan. Tapi, kesalahan itu tentunya cepat diperbaiki untuk menunjang progress yang sangat baik terutama di level junior seperti sekarang," kata Firman.
"Mungkin nilai kita enggak dihitung di level ini, tapi di senior. Tapi, kalau kita hanya lihat senior tanpa memikirkan level usia muda, kita tak bisa sampai di tempat yang kita tuju atau seperti berjalan di tempat."
Firman juga mengaku sangat bangga melihat Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 yang merupakan turnamen internasional kelas dunia dan jadi salah satu agenda besar FIFA.
"Piala Dunia ini sungguh membanggakan. Tidak setiap negara bisa mendapat kesempatan seperti ini," jelas Firman.
"Walaupun ajangnya di kelompok usia 17 tahun, tapi Indonesia sudah menunjukkan bahwa (kita) negara yang selalu siap, tentunya ditunjang dengan antusiasme dari masyarakat untuk kemajuan sepakbola di Indonesia."
Sejauh ini, sudah ada empat tim yang memastikan langkahnya ke babak perempat final. Jerman dan Mali hari ini lolos menyusul Brasil dan Spanyol yang sudah mengunci slot lebih dulu di perempat final.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









