Baca Juga: Erick Thohir: Piala Dunia U-17 Jadi Trial Dan Error VAR Untuk Liga 1 Februari Nanti Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung di empat kota, Jakarta (JIS, Jakarta International Stadium), Jawa Barat (Stadion Si Jalak Harupat), Jawa Timur (Stadion Gelora Bung Tomo), dan terakhir Solo (Stadion Manahan).
Melangsungkan laga babak penyisihan di empat kota, ada 27 lapangan yang dibutuhkan, baik untuk pertandingan ataupun latihan tim-tim peserta.
"Dari 27 lapangan ini, FIFA sudah cek semua dan mereka
happy dengan persiapannya," kata Erick Thodir di Mandiri Club, Jakarta, Rabu (08/11/2023).
Timnas Indonesia U-17 sendiri tergabung di Grup A bersama, Ekuador, Panama dan Maroko. Laga penyisihan grup A akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Diundang PSSI Saksikan Piala Dunia U-17, Ini Prediksi Radja Nainggolan Untuk Timnas IndonesiaErick menyebut pesta pembukaan yang akan berlangsung di Surabaya pada Jumat (10/11/2023) ini mungkin akan menghadirkan kejutan-kejutan yang tak terduga.
"Apalagi sekarang
equipment FIFA sudah masuk. Ini akan jadi sesuatu yang menarik," kata mantan Presiden Inter Milan tersebut.
Untuk kesiapan tiga
venue lainnya, seperti Jakarta International Stadium (JIS), untuk saat ini akses menuju stadion yang akan lebih disasar.
Karena jika terkait infrastruktur, terutama rumput, hal itu sudah tidak lagi bermasalah sejak Selasa (-7/11/2023) lalu.
"Kami kemarin meminjam dua lapangan rumput dari sektor swasta. Sudah dipasang dan sudah bagus sekarang," jelas Erick.
"Akses penonton yang dibangun pemerintah untuk penyeberangan dari Ancol ke JIS pun sudah mulai jadi."
Beralih ke Jawa Barat, Stadion Si Jalak Harupat sempat mengalami beberapa kerusakan akibat bencana alam hujan besar.
Dua hari jelang gelaran, Erick menyebut kerusakan itu sudah dapat diatasi dan langsung diperbaiki.
"Kerusakan ada beberapa, tidak terlalu
major dan sudah langsung diperbaiki. Lapangan juga tidak ada masalah, tinggal bagaimana pertandingan nanti," kata Erick.
Untuk
venue di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, hingga saat ini semua berjalan sesuai rencana.
Negara-negara peserta yang hadir juga sejauh ini tidak memberikan komplain atau kesan buruk terhadap panitia pelaksana lokal (LOC).
"Dari negara-negara yang hadir belum ada komplain. Jadi semuanya
happy dengan fasilitas, hotel, jarak tempuh, lapangan, transportasi, semua positif.
"Besok (Kamis, 9 September) saya ada makan malam khusus dengan Presiden FIFA untuk
review akhir. Kalau memang ada masukan itu harus dari
top level-nya FIFA."[]