Akurat Logo

Lionel Scaloni: Hari Ini Saya Merasa Bebas!

Riandar Fata Hudaya | 19 Desember 2022, 03:01 WIB
Lionel Scaloni: Hari Ini Saya Merasa Bebas!

AKURAT.CO, Lionel Scaloni tahu betul beban yang harus ditanggungnya sejak ditunjuk sebagai Pelatih Tim Nasional Argentina menggantikan Jorge Sampaoli setelah Piala Dunia Rusia 2018. Melatih Argentina, terutama dengan keberadaan Lionel Messi di skuatnya, adalah wajib menjadi juara dunia.

Empat tahun kemudian, beban tersebut terangkat dari pundak pelatih kelahiran Pujato, Argentina, 16 Mei 1978, itu. Lionel Scaloni, 44 tahun, membawa Argentina menjadi juara di Piala Dunia Qatar 2022 setelah pasukannya mengalahkan Prancis dalam pertandingan dramatis melewati adu penalti.

“Saya bangga. Saya tidak terlalu bersemangat dibanding di hari-hari sebelumnya tetapi hari ini saya bebas. Tim ini membuat saya bangga, (keberhasilan ini) semua untuk mereka,” kata Lionel Scaloni usai Argentina memastikan kemenangan pada laga final di Stadion Ikonik Lusail, Lusail, Qatar, Minggu (18/12).

Lionel Scaloni telah memimpin Albiceleste–julukan Timnas Argentina–dalam petualangan yang sulit di Qatar. Mengawali turnamen dengan kekalahan 1-2 atas Arab Saudi serta dua adu penalti (melawan Belanda di perempat final dan Prancis di final) setelah unggul dua gol.

“Saya ingin bilang ke orang-orang untuk menikmati karena ini adalah momen yang bersejarah,” kata Scaloni.

Melawan Prancis Argentina unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol penalti Lionel Messi dan Angel Di Maria. Kylian Mbappe memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu lewat dua gol cepatnya di menit ke-80 dan 81.

Argentina sekali lagi unggul di perpanjangan waktu lewat gol Messi namun Mbappe mendapatkan penalti kedua sekaligus mencetak trigol untuk menyamakan kedudukan. Berlanjut ke adu penalti Argentina menang 4-2 berkat penampilan Kiper Emiliano Martinez yang menepis sepakan Kingsley Coman.

Kegagalan Coman diikuti dengan penendang Prancis berikutnya, Auriel Tchouameni. Unggul dua gol, Argentina akhirnya membungkus gelar juara dunia berkat gol penalti yang dilepaskan penendang keempat mereka, Gabriel Montiel.

“Saya menjalani adu penalti dengan tenang. Sekali lagi mereka menjebol saya tiga kali (di pertandingan 120 menit) dan mencetak tiga gol. Tetapi setelah itu saya pikir saya tampil baik,” kata Martinez.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.