Akurat Logo

Chelsea Ajukan Banding ke FIFA Terkait Pelanggaran Transfer Pemain

Khaerul S | 22 Februari 2019, 23:05 WIB
Chelsea Ajukan Banding ke FIFA Terkait Pelanggaran Transfer Pemain

AKURAT.CO, Chelsea dengan tegas membantah temuan FIFA yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan tentang pendaftaran pemain di bawah umur. Chelsea juga berencana mengajukan banding terhadap larangan transfer dan denda yang dikenakan pada mereka.

"Hari ini Chelsea menerima keputusan dari Komite Disiplin FIFA tentang dugaan pelanggaran peraturan FIFA terkait dengan transfer pemain berusia di bawah 18 tahun. Oleh karena itu, Chelsea akan segera mengajukan banding ke FIFA," tulis pernyataan resmi Chelsea seperti dilansir Standard.

Jumat (22/2) ini, tim yang berjuluk The Blues tersebut dihebohkan oleh berita FIFA yang melarang klub tersebut mendatangkan pemain baru di dua bursa transfer mendatang. Hal ini berkaitan dengan Chelsea yang dianggap telah melanggar pasal 19 regulasi yang telah ditetapkan FIFA terkait langkah mereka mendatangkan 29 pemain di bawah usia 18 tahun.

"Keputusan tersebut memberlakukan larangan di dua bursa transfer mendatang dan denda 460 ribu poundsterling. Chelsea kemudian dengan tegas membantah hasil temuan Komisi Disiplin FIFA tersebut dan karena itu akan mengajukan banding atas keputusan tersebut."

Tim yang dilatih oleh Maurizio Sarri ini mengonfirmasi bahwa FIFA telah menuduhnya dengan pelanggaran yang melibatkan 92 pemain. Setelah ditelusuri lebih lanjut, 63 pemain di antaranya ternyata tidak ditemukan adanya pelanggaran aturan transfer, dan masih mencari kebenaran dari 29 kasus pemain lainnya.

"Kami menyambut kenyataan bahwa FIFA telah menerima konfirmasi dengan tidak adanya pelanggaran di 63 pemain ini, tetapi pihak klub merasa sangat kecewa dengan FIFA yang belum menerima pengajuan klub sehubungan dengan 29 pemain yang tersisa."

"Klub ingin menekankan bahwa mereka menghormati apa yang dilakukan oleh FIFA sehubungan dengan perlindungan anak di bawah umur dan sepenuhnya telah bekerja sama dengan FIFA selama penyelidikan berlangsung."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A