AKURAT.CO, Persija Jakarta dipastikan masih belum bisa bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, saat menjamu Persik Kediri di pekan ke-13 Super League 2025-2026, Kamis (20/11).
Kembali menjadi tim musafir kala menjamu Persik Kediri, Macan Kemayoran bakal menjamu tamunya di Stadion Manahan, Solo.
Persija Jakarta tak bisa menjamu tamunya di JIS sebab kondisi rumput stadion masih jelek selepas digunakan Konser musik Boyband asal Korea Selatan, NCT beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Setelah 6 Laga Tandang Beruntun, Mauricio Souza Berharap Persija Kembali ke JIS Secepatnya
Memang bermain di luar Jakarta bukan kali ini saja dilakukan oleh Persija Jakarta di musim ini.
Sebelumnya Persija Jakarta juga bermain di Stadion Manahan Solo kala menjamu PSBS Biak, Oktober lalu. Ketika itu Persija berhasil meraih kemenangan 3-1.
Ketua Umum The Jakmania, Dicky Soemarno, paham adanya kekecewaan dalam hati suporter. Namun, keputusan pindah bermain di Stadion Manahan demi menjaga kualitas lapangan JIS.
“Kita harus kembali bermain di luar Jakarta karena stadion-stadion di Ibu Kota belum juga siap. Rumputnya masih terus berbenah agar bisa digunakan secara maksimal," kata Diky melalui unggahan di media sosialnya, Kamis (13/11).
Diky menjelaskan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga tidak bisa digunakan karena rumputnya sedang diperbaiki setelah konser BlackPink pada awal November 2025.
Baca Juga: Persija Jakarta Minta Rumput JIS Diperbaiki, Bikin Permainan Umpan Tak Maksimal
“Makanya daripada dipaksakan bermain tapi malah tidak maksimal dan merusak rumput lagi, pemain bisa cedera, bola mantul, lapangan mengangkat viral di media sosial, bikin malu,” ucap Diky .
Dicky menegaskan bahwa memang lebih baik menunggu sampai benar-benar lapangan JIS sudah bisa digunakan.
“Jadi lebih baik ditunggu sampai benar-benar bisa dipakai berkali-kali,” tegasnya.
Beruntung laga di Stadion Manahan kali ini bisa disaksikan oleh Jakmania. Hal ini setelah melalui koordinasi intens dengan berbagai pihak.
"Untungnya pertandingan kali ini bisa dihadiri penonton. Setelah melalui berbagai pertimbangan Stadion Manahan Solo menjadi pilihan terbaik. Di sana koordinasi berjalan baik dan atmosfernya selalu hangat," kata Diky.