Andre Rosiade Sebut Erick Thohir Ulur Rapat Exco PSSI Evaluasi Timnas Indonesia
Endarti | 28 Oktober 2025, 19:47 WIB

AKURAT.CO, Anggota DPR RI, Andre Rosiade, mengaku sangat heran dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang belum juga menggelar rapat Exco selepas memecat Patrick Kluivert dari kursi Pelatih Timnas Indonesia.
Terlebih bagi Andre sejatinya beberapa anggota Exco PSSI sudah mengajak Erick Thohir untuk segera menggelar evaluasi Timnas Indonesia selepas gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Makanya saya bingung terus. Kenapa sampai tanggal berapa sekarang? 28 Oktober. Berarti sudah 17 hari ya? Setelah kita gagal di kualifikasi Piala dunia," kata Andre dalam acara diskusi Free-Kick di sela Media Cup 2025 di Jakarta, Selasa (28/10).
Baca Juga: Exco PSSI Sebut Kepastian Soal Pelatih Timnas Indonesia Diumumkan Jelang FIFA Matchday Maret
"Kok Pak Erick tidak pernah sampai sekarang memimpin Rapat Exco? Ada apa? Kenapa evaluasi ini di ulur-ulur? Diulur-ulur."
Seperti diketahui, Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Zona Asia.
Memang PSSI sudah mengambil keputusan mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert beserta seluruh jajaran usai kegagalan tersebut.
Namun menurut Andre evaluasi harus tetap dilakukan. Bukan saja saat Timnas Indonesia diasuh Kluivert, tetapi juga ketika masih ditukangi Shin Tae-yong sejak ronde pertama hingga keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Andre paham bahwa Erick Thohir saat ini memiliki kesibukan baru dengan menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Namun disaat kesibukan sejatinya seharusnya Erick Thohir bisa segera menggelar evaluasi Timnas Indonesia.
Malahan, kata Andre Rosiade, Erick Thohir justru bisa menggelar kegiatan lain. Bahkan dalam kegiatan tersebut Erick turut menyita handphone para pewarta.
"Karena ini harus dievaluasi. Konferensi pers bisa, kenapa Rapat Exco enggak bisa? Setelah itu Pemred diajak diskusi, 'kan wartawan dikumpulin juga. Yang handphone kalian disita itu. Iya kan?" kata Andre.
"Kumpulkan wartawan bisa. Meskipun wartawan handphone-nya disita. Iya kan? Kalau ketemu saya kan enggak disita handphone-nya kan? Jadi gitu."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 3KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 4Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 5Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 6Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 7Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








