Persija Jakarta Absen di Pertemuan Klub Liga 1 dengan Patrick Kluivert, Ini Alasannya

AKURAT.CO Persija Jakarta menjadi satu-satunya tim Liga 1 yang absen dalam pertemuan dengan pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Acara yang digelar oleh PSSI tersebut bertujuan mempererat hubungan antara pelatih Timnas dengan klub-klub Liga 1 serta jajaran PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa dari 18 klub peserta Liga 1, hanya 17 yang hadir dalam pertemuan tersebut, tanpa menyebutkan klub yang absen.
Belakangan diketahui bahwa Persija Jakarta yang tidak menghadiri acara tersebut.
Direktur Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, memberikan penjelasan terkait absennya tim berjuluk Macan Kemayoran itu.
Baca Juga: Prabowo Sudah Rancang Program MBG Sejak 2016, Berawal dari Keprihatinan Tingginya Angka Stunting
“Saat pertemuan dengan klub-klub, kebetulan saya tidak hadir. Jadi, kalau ditanya, saya tidak tahu isi diskusi saat makan malam bersama,” kata Prapanca dalam acara Ngobrol Bareng Persija, Jumat (17/1/2025).
Pria yang akrab disapa Panca itu mengungkapkan bahwa pemberitahuan mengenai acara tersebut datang mendadak, saat dirinya berada di luar kota.
“Posisi saya sedang di luar kota, dan informasi baru saya terima di hari yang sama. Jadi memang saya tidak bisa hadir. Kalau soal alasan ketidakhadiran Persija dipandang negatif, saya kira itu biasa saja, pasti ada yang membuat spekulasi,” jelasnya.
Meskipun absen, Prapanca menyatakan dukungan penuh terhadap Patrick Kluivert.
Ia berharap Kluivert mampu menjalin komunikasi dengan pelatih klub Liga 1, termasuk pelatih Persija, Carlos Pena.
“Dengan pengalaman dan standar Eropa yang dia miliki, saya yakin dia akan menerapkan standar yang tinggi. Biasanya, pelatih seperti dia akan berkomunikasi dengan pelatih klub untuk menyusun strategi yang selaras,” ucap Prapanca.
Baca Juga: Hashim Optimis Prabowo Mampu Hadirkan 30 Juta Rumah untuk Rakyat dalam 10 Tahun
Menurutnya, komunikasi yang baik antara Kluivert dan pelatih-pelatih klub Liga 1 akan menjadi kunci kesuksesan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih asal Belanda tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








