Pertama Kali Gunakan VAR di Laga Resmi, Wasit FIFA Asal Indonesia Mengaku 'Deg-Degan'

AKURAT.CO, Wasit FIFA yang memimpin pertandingan resmi dengan uji coba asisten video wasit (VAR) di Indonesia, Thoriq Alkatiri, mengaku sempat gugup di awal-awal penggunaan teknologi tersebut.
Pengalaman ini disampaikan Thoriq Alkatiri setelah ia mengadili pertandingan final Liga Indonesia U-20 antara Persita Tangerang dan Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3).
"Pertama, ada tegangnya ya. Wajar. Pertama ini laga resmi di Indonesia. Alhamdulillah 10-15 menit udah terbiasa," kata Thoriq Alkatiri usai laga Persita U-20 vs Persis U-20.
Baca Juga: Penalti Persita Tangerang Dibatalkan VAR, Persis Solo Comeback Juara Liga 1 Indonesia U-20
"Basic (kerjanya) tidak beda jauh. Cuma harus ada beberapa teknis dan ada VAR protokol. Ketika ada offside harus dibiarkan dulu sampai serangan (satu tim) itu selesai. Atau kalau ada foul dibiarkan dulu. Nanti selesai penyerangan, baru ditiup foul. Adaptasinya gitu."
Bukan hanya di lapangan, Thoriq mengaku bahwa ketegangan sudah melandanya sejak ia melakukan pemeriksaan ke ruangan operator VAR sebelum laga.
"Ada deg-degan. Ada salah satunya takut salah. Wajar. Di ruang VAR nervous padahal di situ dingin, tapi saya keringetan. Wajar ini pertama kali," ucap Thoriq.
Di pengalaman pertama ini, Thoriq Alkatiri langsung mempraktikkan VAR pada insiden penalti untuk Persita Tangerang U-20 di menit ke-83. Wasit berusia 35 tahun itu memberikan penalti untuk Persita karena semula ia melihat pelanggaran yang dilakukan pemain Persis.
Baca Juga: LIB Klaim Ketersediaan Wasit VAR Memadai untuk Championship Series Liga 1
Thoriq akhirnya membatalkan penalti Persita setelah melakukan pemeriksaan VAR. Melalui rekaman video itu, Thoriq mengetahui bahwa pemain Persita menjatuhkan diri sebelum dilanggar.
"Saya lihat pemain itu jatuh dulu sebelum ditekel. Ada tekel, tapi dia jatuh dulu sebelum kena kaki. Jadi saya cancel penaltinya " kata Thoriq.
Uji coba VAR di final Liga 1 Indonesia U-20 sejatinya dilakukan sebagai persiapan untuk diterapkan di babak Championship Series (empat besar) Liga 1 Indonesia 2023-2024. Thoriq mengatakan bahwa wasit masih akan melakukan beberapa uji coba di pertandingan kecil sebelum berpraktik di Liga 1.
"Alhamdulillah puas. Kita training trus. Dan itu bukan sehari dua hari. Total enam bulan," kata Thoriq.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 8BPJPH Apresiasi PT Anindya Wiraputra Siap Verifikasi Produk Halal di Luar Negeri
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








